custom writing help
Seni Archives - Page 11 of 11 - Manggala OnlineManggala Online | Page 11

Jembrana (Manggala)-Musibah puting beliung yang merobohkan bangunan bale gong pura dalem Yeh Buah Penyaringan, Kecamatan Mendoyo,  mendapat perhatian Bupati Jembrana I Putu Artha. Jumat pagi (3/2) baru lalu beserta jajarannya Bupati  meninjau langsung kerusakan bangunan pura yang berada ditepi pantai Tembles tersebut.

Bale gong yang hampir  rampung itu  ambruk setelah diterjang angin puting beliung yang terjadi disejumlah wilayah di Jembrana. Seusai meninjau langsung  Bupati Artha  menyampaikan keprihatinannya sekaligus mengatakan bahwa hal ini murni bencana sehingga tidak perlu timbul sikap menyalahkan satu sama lain. Ia juga mengingatkan masyrakat selalu  waspada dikarenakan saat ini cuaca ekstrim yang ditandai angin kencang serta hujan lebat tengah terja di Jembrana maupun daerah lainnya di Bali.

“ Saya imbau kepada masyrakat untuk selalu waspada dan menjaga diri dengan baik  dimanapun berada.  Karena musibah seperti ini tidak bisa diperkirakan dan bisa terjadi kapan saja, “ucap Artha. Pesan itu juga ia sampaikan kepada seluruh petugas di bawah baik BPBD, Pol PP, camat ,  kepala desa dan kaling untuk selalu siaga membangun koordinasi.

Menindaklanjuti  musibah ini Atha  juga telah menginstruksikan BPPBD  bersama PMI Jembrana  untuk mendata kerugian yang dialami dan membantu perbaikan dengan menyumbang  biaya material  .

 

Sebagai  bentuk evaluasi ke depan, Bupati  Artha juga mengingatkan masyrakatnya agar berhati-hati dalam membangun, khuususnya bagi mereka yang tinggal di tempat yang tergolong rawan akan bencana. Seperti di pinggir pantai, konstruksi mesti diperhitungkan dengan melibatkan orang teknis baik dari sisi  ukuran serta pemilihan bahan bangunan yang akan digunakan agar  benar-benar sesuai ketentuan, karena bangunan  sering diterpa  angin laut. ” Bangunan di pinggir pantai rawan terkenai erosi pantai maupun gelombang pasang, jadi konstruksinya mesti benar-benar kokoh,”sebut Artha.

 

Sementara Bendesa Adat Penyaringan Ketut Sama,  mengatakan musibah itu pertama kali diketahui pecalangnya yang sedang menjaring ikan di laut. Saat kejadian, angin kencang itu menghantam bangunan pura dan menghancurkan atap bale gong hingga rata ketanah.  Bale gong yang  merupakan bantuan  dana BKK Provinsi Bali tahun 2016  itu, tinggal menyempurnakan  finishing saja sehingga belum sempat dipelaspas.

 

“Secepatnya  kami akan menggelar paruman adat, membahas persiapan upacara maupun perbaikan bale gong termasuk membahas anggran yang disiapkan. Krama juga akan diajak ikut membersihkan puing-puing seperti genteng, kayu dan material bangunan, hingga pura ini bersih kembali, “ucap Sama. (pab)

 

February 3, 2017

Dihamtam Puting Beliung, Bangunan Bale Gong Ambruk

Jembrana (Manggala)-Musibah puting beliung yang merobohkan bangunan bale gong pura dalem Yeh Buah Penyaringan, Kecamatan Mendoyo,  mendapat perhatian Bupati Jembrana I Putu Artha. Jumat pagi (3/2) baru […]