custom writing help
News Archives - Page 8 of 202 - Manggala OnlineManggala Online | Page 8

Gianyar(Manggalaonline)-Selain pandemi Covid-19, masyarakat di Gianyar juga sedang menghadapi epidemi demam berdarah dengue(DBD). Sejak wabah Covid merebak, justeru pemberantasan sarang nyamuk(PSN) mandeg. Karena alasan (social distancing) pembatasan jarak sosial dan dan physical distancing (jarak fisik) sebagaimana yang harus dilakukan sesuai protokol kesehatan, penanggulangan Covid-19. Dampak mandegnya PSN menyebabkan kasus DBD terus meningkat di Gianyar. Bahkan sampai menyebabkan tiga korban jiwa.

Hal itu mengemuka dalam Rapat Terbatas(Ratas) DPRD Gianyar dengan Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan Covid-19, di Ruang Sidang Utama Kantor DPRD Gianyar, Senin(8/6). Rapat dipimpin Ketua DPRD Gianyar I Wayan Tagel Winarta dan unsure pimpinan lainnya, dihadiri seluruh Ketua Alat Kelengkapan Dewan DPRD Gianyar.

Anggota Dewan Gianyar mengharapkan, pemerintah selain fokus menanggulangi penyebaran Covid-19, juga tak boleh menganggap remeh wabah DBD. Karena kasus DBD di Gianyar sejak Januari 2020, terus mengalami peningkatan. “Banyak masyarakat yang khawatir juga terhadap DBD. Maka banyak diantara kami diharapkan membantu membiayai fogging,” ujar Anggota DPRD Gianyar dari Fraksi PDIP, Putu Pebriantara.

Menurutnya, soal membantu masyarakat melakukan fogging pihaknya tidak keberatan. Namun, kadang dibiayai pembelian obatnya, yang melakukan fogging tidak ada. Dapat tukang fogging membeli obatnya sulit. Di sisi lain, sesungguhnya fogging kurang efektif untuk mencegah berkembangnya jentik. Karena, saat dilakukan fogging hanya nyamuk yang terbang saja yang mati. Sementara nyamuk-nyamuk yang ada dalam perlindungan sarangnya aman-aman saja. “Yang efektif menurut saya adalah melakukan PSN. Hal ini sudah terbukti sebelumnya. Di lingkungan yang dilakukan PSN, kasus DBD bisa ditekan,” ujarnya.

Selain itu, pihaknya juga sulit menolak harapan masyarakat. Karena, masyarakat tidak tahu, untuk melakukan fogging harus melalui kajian epidemiologi.

Menurut Pebri sapaan akrab Anggota Dewan asal Desa Batuan ini, Dinas Kesehatan agar bersurat kepada seluruh perbekel dan lurah se Kabupaten Gianyar, agar dalam melakukan fogging harus berdasarkan kajian epidemiologi. Dan hal ini mesti disosialisasikan ke seluruh banjar di desa  masing-masing. Selain itu, Dinas kesehatan diharapkan menghimbau setiap desa lebih mengutamakan PSN dalam pemberantasan wabah DBD. Bukan fogging. “Dengan PSN semua jenik bisa kita berantas. Buktinya di mana masyarakatnya melaksanakan PSN, di sana kasusnya minim,” katanya. 

Hal sama diungkapkan Ketua Komisi IV, yang membidangi kesehatan Ni Made Ratnadi. Menurutnya fogging harus dilaksanakan serentak. Kalau jarang-jarang tidak ada gunanya. Nanti nyamuk yang ada di banjar sebelah datang lagi bertelor dan menyebabkan DBD.

Ratnadi berharap, di tengah pandemic Covid-19 ini Dinas Kesehatan mesti melaksanakan tugas ganda yang cukup berat. Dan keduanya mesti dimaksimalkan. Karena epidemi DBD juga cukup mengancam keselamatan masyarakat.

Diharapkan, Dinas Kesehatan melalui Puskesmas-Puskesmas  mengerakkan masyarakat melakukan PSN yang massif. Hanya dengan prilaku hidup bersih dan melakukan PSN berkembangnya nyamuk bisa diatasi.

Kepada masyarakat, dihimbau jika melakukan fogging harus berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan. Karena, untuk melakukan fogging perlu kajian.

Kepala Dinas Kesehatan Gianyar Ida Ayu Cahyani Widyawati, mengungkapkan, selama pandemic Covid-19, memang PSN mandeg. Hal ini untuk menghindari kerumunan, sebagaimana yang diharapkan protokol kesehatan.

Diharapkan, seluruh masyarakat menjaga kebersihan lingkungan dengan baik. Menjaga genangan air, dan barang bekas sehingga tidak menjadi sarang nyamuk. “Kami himbau masyarakat jaga kebersihan di linkungan masing-masing,” harapnya.

Terhadap saran anggota dewan untuk bersurat kepada perbekeldan lurah, pihaknya akan melakukan. Selain itu, pihaknya juga akan mengerakkan jajarannya di Puskesmas-Puskesmas untuk mengoptimalkan kembali PSN di wilayahnya masing-masing.

Data Kasus DBD di Dinas Kesehatan Kabupaten Giasnyar Januari-Mei 1.386 kasus. Tiga diantaranya meninggal dunia. Januari terjadi 132 kasus, Pebruari 132 kasus, Maret 279, kasus,  1 diantaranya meninggal dunia,  April 495 kasus,  2 diantaranya meninggal dunia, dan Mei 348 kasus.(wir).

June 9, 2020

PSN Mandeg Selama Covid-19 Merebak

Gianyar(Manggalaonline)-Selain pandemi Covid-19, masyarakat di Gianyar juga sedang menghadapi epidemi demam berdarah dengue(DBD). Sejak wabah Covid merebak, justeru pemberantasan sarang nyamuk(PSN) mandeg. Karena alasan (social distancing) […]
June 9, 2020

Wabup. Suiasa Gencarkan Sosialisasi Program Penanganan Covid-19

Mangupura (Manggalaonline)- Wakil Bupati Badung I Ketut Suiasa memberikan Sosialisasi Program Penanganan Covid-19 pada masyarakat khususnya kepada Ketua Pengurus Perumahan dan Ketua Gugus Tugas Gotong Royong […]
June 9, 2020

Rai Mantra : Generasi Muda Wajib Peka, Adaptif dan Produktif di Masa Pandemi

Denpasar (Manggalaonline)- Setelah melalui berbagai tahapan yang panjang, pemenang Denpasar Inovation Day (DID) Tahun 2020 resmi diumumkan. Sebanyak, 13 juara ditetapkan dari empat kategori. Pengumuman pemenang […]
June 9, 2020

Crisis Centre MUI Prov. Bali Selenggarakan Donor Darah

Denpasar (Manggalaonline)– Wakil Gubernur Bali Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati menghadiri acara donor darah yang diselenggarakan oleh Crisis Centre MUI Provinsi Bali di Sekolah Harapan Mulia […]