custom writing help
News Archives - Page 206 of 246 - Manggala OnlineManggala Online | Page 206

Gianyar (Manggala)-Ketersediaan pangan yang cukup dengan kualitas yang aman wajib tersedia sebagai pemenuhan hak-hak dasar masyarakat, baik itu ketersediaan, distribusi maupun aksesibilitasnya.Salah satu cara untuk mengatasi stagnannya produktivitas padi adalah dengan menggunakan varietas potensi tinggi baik padi unggulan hasil penelitian dari Litbang pertanian maupun Litbang swasta.

Penggunaan padi varietas unggul potensi tinggi secara massal akan dapat meningkatkan produktivitas secara nyata. Untuk itu kedepannya penggunaan padi unggul dengan potensi tinggi mesti terus diupayakan untuk meningkatkan produktivitas pertanamannya. Demikian disampaikan Wakil Gubernur Bali Ketut Sudikerta dalam sambutan tertulisnya dibacakan Kepala Dinas Tanaman Pangan, Holtikultura dan Perkebunan Provinsi Bali Ida Bagus Wisnuardhana dalam acara panen padi unggul varietas M400 di Subak Dangin Umah, Desa Batuyang, Kecamatan Sukawati, Gianyar, Sabtu ( 6/1).

Sudikerta menyampaikan salah satu cara yang dapat ditempuh untuk peningkatan penggunaan padi unggul potensi tinggi adalah dengan cara mendeseminasikan, mengedukasi serta menggugah minat masyarakat untuk mengganti varietas padi dari padi unggul potensi sedang menjadi padi unggul potensi tinggi, melalui demplot percontohan yang dilaksanakan langsung di lapangan. ” Kegiatan semacam ini mesti diperbanyak dan dilakukan disetiap sentra kawasan padi di setiap kabupaten/kota Se Bali,” imbuhnya.

Ditambahkan Sudikerta, dalam upaya menjaga agar Bali tetap dapat berswasembada pangan khususnya beras, peningkatan produktivitasnya dapat melalui penerapan teknologi spesifik lokasi seperti perbaikan kesuburan tanah dengan pupuk organik dan pengapuran, sistem tanam jajar legowo, sistem of rice Intensification (SRI), pengendalian organisme pengganggu tumbuhan serta penggunaan alat panen bermesin untuk menekan loses dan kelangkaan tenaga kerja di sektor pertanian.

Diakhir sambutannya Wagub Sudikerta menyampaikan apresiasinya atas prakarsa Himpunan Kelompok Tani Indonesia (HKTI) atas terselenggaranya panen padi unggul varietas M400 dan mengajak semua pihak untuk mengakselerasi pembangunan pertanian dalam mewujudkan Masyarakat Bali yang Maju ,Aman, Damai dan Sejahtera.

Sementara Bupati Gianyar dalam sambutannya yang dibacakan oleh Plt. Sekda Gianyar I Made Gede Wisnu Wijaya menyampaikan apresiasi atas dipilihnya Kabupaten Gianyar sebagai percontohan budidaya padi sawah M400 dan berharap hal ini dapat memberi kontribusi positif dalam percepatan peningkatan produksi pertanian di Kabupaten Gianyar khususnya dan Provinsi Bali pada umumnya.
Ditambahkannya bahwa kegiatan ini merupakan salah satu upaya untuk meningkatkan produksi gabah, dengan penggunaan sarana produksi yang efisien sehingga pendapatan petani meningkat. Disamping itu kegiatan ini juga untuk menunjukkan sinergi yang baik antara kelompok petani, pemodal, peneliti, dan penyuluh dalam upaya meningkatkan produktivitas hasil pertanian.

Di akhir acara dilaksanakan panen padi unggul varietas m400 yang telah mulai ditanam pada tanggal 30 September 2017 di atas lahan pertanian seluas satu hektar.

Bibit unggul varietas M400 merupakan riset dari Tim Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) dan telah mendapatkan sertifikasi dari Kementerian Pertanian RI, kini mulai dikembangkan di Kabupaten Gianyar. Menurut PPL Desa Batubulan Kangin Ni Kadek Sintya Dewi, penanaman varietas M400 ditanam di luas lahan 1 Ha dengan petani pelaksana I Wayan Lilir dan I Nyoman Reda. Menurut Sintya Dewi di kawasan ini mayoritas petani masih menanam padi varietas non-organik. Hal ini  dikarenakan adanya anggapan kalau menanam padi organic kapasitas panennya jauh lebih sedikit. Namun sejak Ketua HKTI Jenderal TNI Purn Moeldoko memperkenalkan varietas M400 dan hasilnya cukup menggembirakan, masyarakat di sekitar areal Demplot Subak Dangin Umah ini sekarang mulai tertarik menanam untuk musim tanam yang akan datang.

Sintya Dewi juga menambahkan penanaman perdana varietas M400 atas inisiasi Ida Bagus Bayu, yang memberikan modal demplot pada petani.Nama M400 sendiri menurut Sintya Dewi merupakan singkatan dari Moeldoko 400 yang berarti memiliki 400 bulir padi per malay (tangkai),  di atas rata-rata varietas padi lainnya yang rata-rata 200-250 bulir per malaynya. Ditambahkan lagi, bibit unggul ini memberikan keuntungan pada para petani yaitu hasil panen yang lebih banyak mencapai 9 ton per hektar. Dengan keunggulan yang luar biasa, seperti  di level rendah tanah subak ketinggian padi bisa mencapai 130 cm, sementara di level paling atas bisa tumbuh sampai ketinggian 110 cm.

Menurut Sintya Dewi keberhasilan panen padi M400 ini memicu 5 kepala subak lainnya untuk turut terlibat menanam padi jenis ini di musim tanam berikutnya. Total lahan yang akan di tanam akan mencapai 400 ha.

Hadir pada panen perdana tersebut , Plt Sekda Kab. Gianyar I Made Gede Wisnu Wijaya, Kadis Pertanian Kab. Gianyar I Made Raka, HKTI Bali , pekaseh se- Batubulan Kangin, PPL se-Kecamatan Sukawati dan Gapoktan  Sri Pertiwi. (wir)

January 8, 2018

Panen Perdana Padi Unggul M400, Mampu Hasilkan 9 Ton/Ha

Gianyar (Manggala)-Ketersediaan pangan yang cukup dengan kualitas yang aman wajib tersedia sebagai pemenuhan hak-hak dasar masyarakat, baik itu ketersediaan, distribusi maupun aksesibilitasnya.Salah satu cara untuk mengatasi […]
January 6, 2018

Seleksi Terbuka Jabatan Sekda Bali

Denpasar (Manggala)-Pemprov menggelar seleksi terbuka jabatan Sekretaris Daerah Provinsi Bali. Hal tersebut mengacu pada pengumuman yang dikeluarkan  Panitia Seleksi Terbuka Pengisian Jabatan Pimpinan Tinggi Madya Pemerintah […]
January 6, 2018

Wisatawan Sebaiknya Diinapkan di Hotel Bersertifikat SMPH

Denpasar (Manggala)– Wisatawan yang berlibur di Bali sebaiknya diinapkan di hotel bersertifikat SMPH (Sistem Manajemen Pengamanan Hotel). Hal ini untuk menghindarkan mereka dari kemungkinan mengalami peristiwa […]
January 6, 2018

Disparda Bali, Apresiasi Terbitnya ‘Guide Book’ Berbahasa Mandarin

Denpasar (Manggala) – Kepala Dinas Pariwisata (Kadisparda) Provinsi Bali Anak Agung Yuniarta Putra mengapresiasi terbitnya buku praktis panduan (guide book) pariwisata berbahasa Mandarin untuk wisatawan dari […]