custom writing help
News Archives - Page 138 of 200 - Manggala OnlineManggala Online | Page 138

 

 Denpasar (Manggala)-Gubernur Bali Made Mangku Pastika menyambut baik serta mengapresiasi KPK RI atas pembentukan Komite Advokasi Daerah (KAD) Anti Korupsi di Provinsi Bali dan berharap pembentukan KAD dapat semakin memantapkan implementasi program pemberantasan korupsi di lingkungan Pemerintah Daerah khususnya Pemerintah Provinsi Bali dan Kabupaten/kota se Bali.

Harapan tersebut disampaikan Gubernur Pastika saat membuka Rapat Koordiansi Pembentukan KAD Anti Korupsi Provinsi Bali, di Gedung Wiswasabha Utama, Kantor Gubernur Bali, Rabu (16/5). Gubernur Bali menyampaikan dengan terbentuknya KAD Anti Korupsi di Provinsi Bali yang  merupakan wadah komunikasi regulator dan para perwakilan entitas usaha diharapkan dapat bekerja efektif dalam mendorong peningkatan pelayanan publik serta mendukung upaya  pencegahan korupsi. Program-program sosialisasi dioptimalkan sehingga ketentuan-ketentuan yang berlaku dapat dipedomani dalam berkegiatan guna mengantisipasi terjadinya pelanggaran hukum dan korupsi di dalamnya.

 

Gubernur Pastika yang turut didampingi Sekda Provinsi Bali Dewa Indra serta Kepala OPD di Lingkungan Pemprov Bali juga menyampaikan dalam kerangka reformasi birokrasi, Pemerintah Provinsi Bali telah mengupayakan terwujudnya birokrasi yang bersih dan berwibawa termasuk didalamnya memberantas praktik korupsi. Berbagai langkah telah dilakukan Pemprov Bali diantaranya membuat Rencana Aksi Daerah Penerapan Tata Kelola Pemerintahan yang baik, menindaklanjuti hasil pengawasan internal dan eksternal serta secara konsisiten menerapkan tiga pilar good governance yaitu transparansi, akuntabilitas dan partisipasi publik.

Sementara itu, Pimpinan KPK RI yang diwakili Direktur Pendidikan dan Pelayanan Masyarakat KPK Sujanarko menyampaikan korupsi yang masih marak terjadi di Indonesia selain melibatkan instansi pemerintah ternyata juga melibatkan pengusaha atau orang-orang yang bergerak di bisnis swasta. Sekitar 80% kasus korupsi yang diungkap KPK melibatkan sektor swasta dan sektor public / instansi pemerintah dengan modus suap menyuap dan gratifikasi yang mempengaruhi kebijakan penyelenggara negara atau pegawai negeri. Untuk itu KAD Anti Korupsi ini dibentuk sebagai wadah dialog antara pemerintah dan pelaku usaha (bisnis), membahas isu-isu strategis yang terkait dengan upaya pencegahan korupsi sehingga pencegahan korupsi dapat dilakukan secara simultan dan komprehensif melalui pendekatan kolaboratif partisipatif. (hum)

 

May 16, 2018

Pastika Sambut Baik Pembentukan KAD Anti Korupsi

   Denpasar (Manggala)-Gubernur Bali Made Mangku Pastika menyambut baik serta mengapresiasi KPK RI atas pembentukan Komite Advokasi Daerah (KAD) Anti Korupsi di Provinsi Bali dan berharap […]
May 8, 2018

Usai Minum Es, Belasan Siswa S D 1 Temesi  Masuk IGD

   Gianyar (Manggala)-Belasan siswa SD 1 Temesi, Kecamatan Gianyar, Gianyar, keracunan usai minum es di kantin sekolah, Senin (7/5). Siswa yang keracunan dilarikan ke RSUD Sanjiwani, […]
May 8, 2018

Koramil Payangan, Bantu Jamban Masyarakat Kurang Mampu

Gianyar (Manggala)-Membantu masyarakat kurang mampu dalam pembuatan jamban Koramil 1616-07 Payangan melakukan jambanisasi di Desa Buahan, Payangan, beberapa waktu lalu. Jambanisasi menyasar masyarakat kurang mampu, agar […]
May 4, 2018

Bupati Ajak Masyarakat Badung Tingkatkan Gotong-Royong

Mangupura (Manggala)-Pancasila sebagai dasar negara dengan lima sila di dalamnya memiliki inti sari yang sangat mendalam yakni gotong royong. Gotong royong harus dimaknai bukan hanya sebagai […]