custom writing help
News Archives - Page 137 of 227 - Manggala OnlineManggala Online | Page 137

Gianyar(Manggalaonlie)-Lembu yang telah hidup ratusan tahun di Desa Taro, Kecamatan Tegallalang, memiliki berbagai manfaat. Selain sebagai pelestarian plasmanuftah, lembu bermanfaat untuk sarana upakara. Dan yang cukup mistis “kotoran” lembu ini berfungsi sebagai obat alternatif.
Kelian Adat Taro Kaja, Made Tagil Kumaranatha beberapa waktu lalu membenarkan, banyak masyarakat dari berbagai daerah datang ke lokasi pelestarian lembu Taro ini. Bahkan ada yang datang dari luar Bali datang hanya untuk mencari sarana obat kesembuhan penyakit yang diderita. Masyarakat yang datang dengan berbagai keluhan penyakit. Ada yang datang karena mendapat petunjuk niskala, atau ada yang datang karena mendengar cerita, kotoran, keringat, air kencing bahkan air liur lembu Taro bisa menyembuhkan penyakit.
Katanya, ada yang datang memohon obat air kencing, untuk loloh(obat alternatif yang diminum). Ada juga yang mencari kotorannya untuk boreh(obat lulur), bahkan keringat dan air liur juga ada yang mencari untuk obat alternatif. “Setelah memohon obat di sini kami tak tahu, apakah sembuh atau tidak. Faktanya banyak yang datang untuk membayar sesangi(kaul) karena berkat obat alternatif dari kotoran atau air kencing lembu bisa sembuh,” katanya.
Menurut Tagil Kumaranatha, permohonan kotoran, air kencing bahkan air liur lembu terus ada. Hal ini mungkin karena kepercayaan dan keyakinan yang tinggi para penderita terhadap tuah lembu Taro yang keramat dan disucikan ini bisa menyembuhkan. “Kami tak pernah mempromosikan. Tapi memang banyak yang datang ke sini memohon obat dari lembu ini,” ujarnya.
Lebih jauh diungkapkan, untuk memohon obat tidak ada tarif tertentu. Masyarakat yang datang sebelum mencari bahan obat, terlebih dahulu memohon di sebuah palinggih Dalem Nandini, yang berlokasi tidak jauh dari kandang lembu, dengan sarana upakara seadanya. Mereka bersembahyang memohon kesembuhan di palinggih ini. Selanjutnya kotoran, air kencing, bahkan air liur lembu diambil di kandang lembu, digunakan sebagai sarana obat. Mungkin untuk loloh atau untuk boreh. “Biasanya kotorannya untuk boreh, sedangkan air kencing dan air liur untuk loloh,”ungkapnya.
Dikatakan, jumlah pupolasi lembu Taro sekarang 51 ekor. Lembu ini disakralkan oleh masyarakat Desa Taro. Lembu-lembu ini sekarang dipelihara Yayasan Lembu Taro, yang bernaung di bawah Desa Pakraman Taro.(wir).

January 29, 2019

Kotoran Lembu Taro Berfungsi Sebagai Obat Alternatif

Gianyar(Manggalaonlie)-Lembu yang telah hidup ratusan tahun di Desa Taro, Kecamatan Tegallalang, memiliki berbagai manfaat. Selain sebagai pelestarian plasmanuftah, lembu bermanfaat untuk sarana upakara. Dan yang cukup […]
January 29, 2019

Satreskrim Polres Gianyar Amankan Cewek Café dan Penipu WNA Jepang

Gianyar-(Manggalabali)-Ita Wahyuni, 23 tahun, asal Rt/Rw 006/016, Desa Kaliwining, Kecamatan Rambi Puji, Jember, Jawa Timur, harus berurusan dengan kepolisian, karena anak yang dilahirkan di luar nikah […]
January 29, 2019

PDAM-Kajari Gianyar Perpanjang Kerja Sama

Gianyar(Manggalaonline)-Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kabupaten Gianyar berkomitmen memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat dan menghindarkan potensi melawan hukum di masa datang. Komitmen itu dituangkan dalam Perpanjangan […]
January 26, 2019

Bawa Delapan Paket Sabu, Koplek Diamankan Satres Narkoba Polres Gianyar

Gianyar( Manggalaonline)-WS alias Koplek, 34 tahun, asal Banjar Kutuh, Desa Sayan, Ubud, Gianyar, diamankan Satres Narkoba Polres Gianyar, Senin(21/1). WS yang bekerja sebagai wiraswasta ini diamankan […]