custom writing help
News Archives - Page 126 of 227 - Manggala OnlineManggala Online | Page 126

Gianyar(Manggalaonline)-Regenerasi kepemimpinan suatu proses yang wajar dan alamiah. Hal itu juga pasti akan terjadi di setiap lembaga baik pemerintah maupun swasta. Regenerasi kepemimpinan mestinya berdampak positif bagi peningkatan produktifitas pelayanan. Karena itu, harus dipersiapkan sejak dini.

Untuk mempersiapkan regenerasi kepemimpinan Manajemen Monke Forest, Desa Pakraman Padangtegal, Kelurahan Ubud, Kecamatan Ubud, Gianyar melaksanakan berbagai pelatihan, untuk meningkatkan sumber daya manusia(SDM) yang  berkualitas dan andal dalam mengelola obyek wisata Monkey Forest ke depan. Program pengembangan SDM dilaksanakan Monkey Forest secara berkala.

Seperti beberapa waktu lalu, Monkey Forest Ubud melaksanaka program  pengembangan kepemimpinan( Leadership Development Program) Selama 3 hari.Bertempat di LPD Desa Pakraman Padangtegal, Ubud, yang diikuti jajaran Manajemen Monkey Forest Ubud bersama pengurus inti LPD dan 2 orang pecalang, Desa Pakraman Padangtegal. Program ini dilaksanakan dalam rangka menyiapkan jajaran pemimpin yang siap mengelola Monkey Forest Ubud ditengah persaingan yang ketat di atara daya tarik wisata di Indonesia khususnya di Bali, di masa akan datang.
Kegiatan ini diadakan bekerja sama dengan Dale Carnegie sebuah lembaga penyelenggara pelatihan yang berkantor pusat di New York, Amerika Serikat yang berfokus memberikan kesempatan bagi orang-orang untuk mengasah kemampuan dan memperbaiki kinerja mereka guna membangun hasil yang positip, stabil, serta menguntungkan.

Selain itu, juga menyediakan proses-proses pembelajaran yang mengaplikasikan semua prinsip dan kiat keberhasilan untuk mengembangkan keterampilan bisnis yang berorientasi pada manusia. 

Materi yang dibahas dalam pelatihan ini diantaranya: Transitioning from Worker to Leader, Personality Style and Tendencies, Building Positive Relationships, Time Management, Persuasive Communication, Team Problem Solving and Decision Making, Delegation Process, Handling Mistake dan Coach for Skill Development.

Manejer Monkey Foret I Nyoman Buana, Rabu(15/5) mengungkapkan, Monkey Forest merupakan obyek wisata yang dikelola desa pakraman. Proses regenetasi kepemimpinan perlu dipersiapkan sejak dini. Hal ini untuk mengantisipasi persaingan dunia parowisata yang semakin ketat. Di sisi lain, Monkey Forest obyek wisata milik desa pakraman, mesti tetap dikelola oleh krama sendiri. 

Menurutnya, program pengembangan kepemimpinan bertujuan mempersiapkan generasi yang siap memimpin Monkey Forest ke depan. Diharapkan, melalui berbagai pelatihan bidang SDM nantinya Monkey Forest tetap menjadi obyek wisata yang diminati pengunjung. “Melalui Leadership Development Program ini para manager dan supervisor di Monkey Forest Ubud diharapkan dapat menjadi lebih percaya diri dalam memimpin,” katanya.

Selain itu, melalui Leadership Development Program, peserta akan memiliki arah diri, dan lebih memahami diri sendiri serta orang lain, memahami berbagai profil kepribadian serta mengenali prinsip-prinsip human relations untuk menciptakan suasana kerja yang motivasional. Mengenali proses-proses untuk meningkatkan kinerja tim, termasuk proses penyelesaian masalah, pengambilan keputusan, menangani kesalahan dan melakukan coaching.  Meningkatkan keterampilan berkomunikasi secara sistimatis dan efektif, termasuk menjadi pendengar yang efektif. Serta dapat mengembangkan kemampuan memantau serta menindaklanjuti komitmen dari anggota tim.

Diungkapkan pula, pihaknya mengadakan pelatihan secara berkala dengan beragam materi sesuai kebutuhan Monkey Forest. Seperti, terkait marketing bekerja sama dengan Lembaga Pelatihan Mark Plus, terkait hospitality mengandeng  John Tobert Powers, terkait public speaking dengan lembaga  Santi Sastra School of Public Speaking.

Juga mengadakan kursus-kursus yang bersifat wajib kepada seluruh karyawan seperti kursus Bahasa Inggris dan bahasa non Inggris lainnya. “Kami juga beberapa kali mengundang praktisi dan akademisi untuk memberikan pembekalan kepada staff monkey forest,” ungkapnya. 

Ke depan program-program seperti ini akan terus dilaksanakan dalam rangka menjadikan Monkey Forest Ubud mampu memberikan pelayanan prima kepada pengunjung. Bahkan pelatihan pelatihan yang dilaksanakan ke depan diharapkan bisa diikuti peserta di luar Manajemen dan  karyawan Monkey Forest. Lembaga lain di desa pakraman juga dilibatkan. Bahkan lembaga  di luar desa pakraman juga nanti bisa ikut. Seperti misalnya, pengelola desa wisata yang ada di Kabupaten Gianyar.(wir).

May 18, 2019

Monkey Forest Ubud Siapkan Regenerasi Kepemimpinan

Gianyar(Manggalaonline)-Regenerasi kepemimpinan suatu proses yang wajar dan alamiah. Hal itu juga pasti akan terjadi di setiap lembaga baik pemerintah maupun swasta. Regenerasi kepemimpinan mestinya berdampak positif […]
May 10, 2019

Cemburu Buta, Suartama Aniaya Teman Istri Sampai Kritis

Gianyar(Manggalaonline)- Lantaran cemburu buta, I Gede Suartama, menganiaya istri dan teman istrinya sampai kritis. Kini pelaku harus berurusan dengan hukum. Kecemburuan pelaku karena sebelumnya dia mengajak […]
May 10, 2019

Modus Lamar Pekerjaan, Curi Sepeda Motor di 7 TKP

Gianyar(Manggalaonline)- Modus pura-pura lamar ¬†pekerjaan Dicky Darma Saputra, 23 tahun, asal Jalan Kelapa Sawit, RT. 03,RW 12, Blok AH, No: 25 Semarang, berhasil mencuri sepeda motor […]
May 7, 2019

Komponen Masyarakat Gianyar Nilai Tata Kelola Polres

Gianyar (Manggalaonline)- Tak kurang dari 40 orang komponen masyarakat Gianyar menilai tata kelola Polres Gianyar, di Aula Mapolres Gianyar, Selasa(7/5). Penilaian itu merupakan bagian dari penilaian […]