custom writing help
News Archives - Page 125 of 202 - Manggala OnlineManggala Online | Page 125

Gianyar(Manggala)-Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KP3A) melalui Deputi Bidang Perlindungan Anak bekerjasama dengan Yayasan Nusantara Sejati melaksanakan Workshop Penerapan Disiplin Positif, di Rumah Luwih, Kamis (4/10). Penerapan disiplin positif penting diterapkan di sekolah. Disiplin positif merupakan  suatu pendekatan yang memberikan alternatif pengganti hukuman fisik. Agar hukuman yang diterima anak bersifat logis, sehingga anak belajar untuk tidak mengulangi perilaku yang melanggar.

Guru diperbolehkan untuk mendisiplinkan siswa di sekolah, namun tentu dengan cara-cara tanpa kekerasan, dengan menerapkan disiplin positif. Di samping itu, peran orang tua juga sangat penting untuk memperhatikan keadaan anak dan membimbing anak untuk disiplin dan menghormati guru.

Asisten Deputi Perlindungan Anak dari Kekerasan dan Eksploitasi Valentina Ginting, mengatakan, program Penerapan Disiplin Positif di satuan pendidikan sebagai kegiatan nasional yang sudah dilakukan di sekolah-sekolah agar siswa tidak mendapatkan bullying. Disiplin positif juga diharapkan memberikan pendidikan yang berdampak baik sebagaimana tercantum dalam UUD no 35 tahun 2014 tentang Perlindungan Anak.

Dilanjutkan,  tahun 2030 Indonesia akan mendapatkan bonus demografi di mana penduduk Indonesia sebagaian besar berada pada usia produktif. Karena pada saat itu jumlah kelompok usia produktif (umur 15-64 tahun) jauh melebihi kelompok usia tidak produktif (anak-anak usia 14 tahun ke bawah dan orang tua berusia 65 ke atas). Selama terjadi bonus demografi tersebut komposisi penduduk Indonesia akan didominasi oleh kelompok usia produktif yang bakal menjadi mesin pendorong pertumbuhan ekonomi.

Lebih lanjut Kadis Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak pengendalian penduduk dan Keluarga Berencana (P3AP2KB) Kab.Gianyar Cokorda Gede Bagus Lesmana Trisnu mengatakan, tumbuh kembang anak merupakan prioritas utama dalam memebentuk kematangan fisik dan mental sehingga menjadi generasi yang Genius (Gesit, Empati, Berani unggul dan Sehat) sehingga, bonus Demografi tahun 2030 dapat dimanfaatkan dengan baik. “Pembentukan karakter anak dimulai sejak dini dan ini dilakukan tanpa ada kekerasan, sehingga anak akan tumbuh dan berkembang sesuai dengan harkat dan martabatnya,” ujar Cok Trisnu.(wir).

October 7, 2018

KP3A Gelar Workshop Disiplin Positif

Gianyar(Manggala)-Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KP3A) melalui Deputi Bidang Perlindungan Anak bekerjasama dengan Yayasan Nusantara Sejati melaksanakan Workshop Penerapan Disiplin Positif, di Rumah Luwih, Kamis […]
August 19, 2018

RSUD Klungkung Dinilai Tim GRSSIB

Sekretaris Daerah Kabupaten Klungkung I Gede Putu Winastra menyambut kedatangan rombongan Tim Penilai Gerakan Rumah Sakit Sayang Ibu dan Bayi (GRSSIB) bertempat di Rumah Sakit Umum […]
August 19, 2018

616 Layang-Layang Berlaga di Pengambengan

Jembrana (Manggala)-Berlangsung di tengah guyuran hujan, Lomba layang – layang dalam rangkaian HUT Kota Negara ke-123 diselenggarakan  di Lapangan Tanah Timbul, Pengambengan, Negara. Meski cuaca tidak […]
August 19, 2018

BNR Bali Lakukan Verifikasi dan Evaluasi

Mangupura  –  Memasuki tahap finalisasi proyek pengembangan Bandar Udara dalam rangka persiapan IMF-World Bank Group Annual Meeting 2018, Bandar Udara I Gusti Ngurah Rai (BNR Bali) […]