custom writing help
Adat & Seni Budaya Archives - Page 12 of 14 - Manggala OnlineManggala Online | Page 12

Adat & Seni Budaya

Gianyar (Manggala)-I Wayan Kedol Subrata, 67, berpulang Minggu(3/12) pukul 23.00 Wita di rumah Sakit Prima Medika. Kedol begitu almahum akrab disapa terkenal dengan lukisan teknik spageti, dengan objek khas padi menguning warna keemasan.

Objek padi dijadikan cirri khas karena lukisan padi mudah dipahami siapa saja. Terlebih dengan paduan warna keemasan yang memukau membuat lukisan lebih hidup. Almahum merupakan salah satu pelukis yang cukup terkenal di Kabupaten Gianyar. Hasil karyanya  berharga puluhan juta, bahkan ratusan juta. Banyak  tokoh nasional yang mengkoleksi lukisan almahum. Tak terkecuali Wapres Jusuf Kalla.

Nyoman Yoga Trisemara Wina,33, mengungkapkan, sejak hari Penyajahan Kuningan almahum merasakan nyeri pinggang, karena sempat jatuh saat pipis di toilet. Setelah diperiksakan ke dokter didiagnose ada saraf terjepit. Setelah dilakukan perawatan sempat membaik, namun sakit kambuh kembali. Lalu dibawa ke ahli penyakit tulang belakang, di Rumah Sakit Seloam, Denpasar, dan ditambah bantuan terapi. Beberapa saat sempat membaik. Namun setelah 2-3 hari kambuh.

Setelah dilakukan pengecekan kembali, ternyat kaki kiri bengkak diduga komplikasi  ada penyumbatan pembuluh alteri. Dan dilakukan operasi. Operasi dilakukan untuk mecairkan darah yang mengumpal  yang menyumbat pembuluh arteri. Setelah operasi dilakukan almahum merasa sesak lalu dilarikan ke Rumah Sakit Prima Medika. Diduga cairan darah yang menyumbat pembuluh arteri mengalir ke paru-paru yang menyebabkan sesak. Akibat sesak nafas ini akhirnya meninggal. “Kami ikhlas menerima kepergian beliau. Kita semua sudah berupaya tapi mungkin ini jalan yang harus dilalui ayah kami,” ujarnya, di rumahnya, Senin(4/12).

Menurut Yoga, almahum memang memiliki riwayat penyakit yang cukup kompleks, sejak lama. Namun, semangat hidupnya yang tinggi sakit yang diderita seakan tidak dirasakan. Bahkan sejak 2014-2017 dalam kondisi sakit masih bisa berkarya dengan bantuan berkursi roda elektrik yang menyangga tubuhnya agar sakit terasa lebih ringan. Kursi roda bantua dari salah Petinggi TNI Edi Kusnanto.  “Kami kehilangan sosok ayah yang pekerja keras, ikhlas membantu orang tanpa tanggung-tanggung. Ini yang menginspirasi kami,” selorohnya.

Sebelum jatuh sakit yang membawa almahum ke ujung kematian, anak ke tiga dari almahum ini sempat menerima pirasat. Bermimpi di cari orang-orang besar. Dan kelakuan ayahnya semakin aneh. Kelakuan aneh ditampakkan pada hari penyajan Kuningan. Almahum meminta membongkar tembok penyengker depan untuk direhab. Padahal, biasanya untuk memulai suatu pekerjaan selalu memilih dewasa ayu. “Pada hari itulah almahum jatuh saat pipis di toilet, yang menjadi awal keluar masuk rumah sakit,” jelasnya.

Karena depan Bahkan, saat keluarga Sosok Kedol Subrata selain terkenal sebagai pelukis, juka dikenal sebagai pemenang sayembara Cipta Lambang Kabupaten Gianyar yang bermoto Dharma Raksatha, Raksitha. Almahum juga yang menciptakan Lambang Sekolah Taman Kanak-Kanak se Indonesia, Lambang Klub Sepak Bola Persegi Gianyar dan Lambang Klub Sepak Bola Bali Dewata.

Menurut Yoga, almahum sangat peduli terhadap pendidikan para cucunya. Bahkan sempat berpesan, jika nanti cucu-cucunya membutuhkan biaya pendidikan lukisan yang masih ada bisa dijual untuk membiayai pendidikan. Tapi, Yoga dan saudaranya sepakat lukisan yang tersisa akan dibuatkan museum.

Kedol meninggalkan seorang Istri Ni Wayan Kasnawati,65, tiga orang anak dan 7 cucu. Jenazah almahum akan dilaksanakan ritual pengabenan tanggal 8 Desember 2017 dan akan dilanjutkan dengan upacara nyekah.(wir).

December 6, 2017

Pelukis Teknik Spageti Berpulang

Gianyar (Manggala)-I Wayan Kedol Subrata, 67, berpulang Minggu(3/12) pukul 23.00 Wita di rumah Sakit Prima Medika. Kedol begitu almahum akrab disapa terkenal dengan lukisan teknik spageti, […]
April 10, 2017

Tarian Rejang Renteng Ramaikan Perayaan HUT Kota Semarapura

Semarapura (Manggala)-Perayaan Hari Puputan dan HUT Kota Semarapura Tahun 2017, pada 28 April nanti akan menampilakan sebuah tarian massal. Tarian massal Rejang Renteng akan dibawakan sekitar […]
March 27, 2017

Mapepada Jelang Nyepi, di Catus Pata Klungkung

Semarapura (Manggala)-Sehari menjelang Upacara Tawur Kesanga di Kabupaten Klungkung dilaksanakan Upacara Mapepada. Upacara suci ini digelar di Catus Pata Kota Semarapura, Minggu (26/3). Upacara Mapepada merupakan […]
March 20, 2017

Nusa Penida Gelar Parade Ogoh-Ogoh

Nusa Penida (Manggala)-Untuk pertama kalinya, parade ogoh ogoh digelar di Kecamatan Nusa Penida. Bertempat di Lapangan Umum Sampalan, parade dalam rangka menyambut perayaan Hari Raya Nyepi, […]