custom writing help
Manggala Bali, Author at Manggala Online - Page 34 of 276Manggala Online | Page 34

Manggala Bali

Tabanan (Manggalaonline) –   Guna mengantisipasi terjadinya kemungkinan terburuk akibat wabah covid-19 utamanya terkait masalah pangan, Bupati Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti meminta Dinas Pertanian dan instansi lainnya terkait sektor pertanian harus tetap melakukan langkah-langkah startegis sehingga sektor pertanian tetap berproduksi

Bupati menyebutkan, terkait stok bahan pangan di Kabupaten Tabanan, khususnya beras diprediksi mencukupi untuk 6-8 bulan kedepan. Namun hal itu dikatakannya tidak menjamin stok pangan di Kabupaten Tabanan aman apabila masyarakat, khususnya petani di Tabanan tidak melakukan produksi di sektor pangan. Oleh karena itulah, sektor pertanian harus terus didorong untuk melakukan produksi. “Makanya untuk sektor pertanian harus tetap didorong. Kalau mereka tidak berproduksi dan hanya dikonsumsi saja, kita nantinya akan kehabisan juga,” ujar  Bupati Eka dalam rapat bersama Forkompinda Tabanan melalui video conference, Kamis (9/4).

Terkait hal itu, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Tabanan I Nyoman Budana dihubungi secara terpisah mengungkapkan, untuk ketersediaan beras di Kabupaten Tabanan relatif masih aman. Ini dilihat dari data estimasi luas tanam, luas panen dan produksi padi tahun 2020 bahwa luas panen pada April dan Mei lebih luas dibandingkan Maret. Pada April, luas panen sebesar 1.641 hektare atau setara 577.243 ton beras dan produksi Mei sebesar 1.128.911 ton beras dengan estimasi luas panen 3.150 hektar.


Angka ini bertambah pada Juni, dengan estimasi luas panen sebesar 6.365 hektare atau setara 2.246.575 ton beras. “Untuk bulan Maret kemarin, estimasi hasil panen tercapai,”  katanya saat dikonfirmasi, Senin (13/4)

Ditanya tentang dampak pandemi virus Covid-19 pada aktivitas petani dalam bercocok tanam, menurut Budana belum dirasakan petani secara signifikan. Dalam arti petani masih tetap bekerja dan berproduksi.  Hanya saja, jika sebelumnya para petani khususnya di Kecamatan Baturiti yang lebih pada komoditi yang dipasarkan untuk hotel maupun restoran, kini diharapkan beralih pada komoditi yang memang dibutuhkan masyarakat lokal. “Kebutuhan sayur mayur saya rasa aman untuk tiga bulan ke depan karena petani sayur juga sudah ada yang mulai panen,” terangnya.

Diungkapkannya lebih lanjut, belum lama ini pihaknya telah berkoordinasi melalui video conference dengan pemerintah pusat terkait upaya percepatan pengembangan komoditi yang bersumber dari dana pembantuan pusat. “Daerah diminta untuk melakukan percepatan pengembangan komoditi yang dibantu pusat, seperti bawang putih di mana saat ini sudah masuk proses tender dan akan segera direalisasikan,” pungkasnya. (gus)

April 14, 2020

Bupati Tabanan Minta Sektor Pertanian Tetap Berproduksi

Tabanan (Manggalaonline) –   Guna mengantisipasi terjadinya kemungkinan terburuk akibat wabah covid-19 utamanya terkait masalah pangan, Bupati Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti meminta Dinas Pertanian dan instansi lainnya […]
April 14, 2020

Antisipasi Covid 19 Sekwan Semprot Kantor DPRD Jembrana

Jembrana (Manggalaonline)– Mengantisipasi Covid 19 Sekwan Made Sudantra belum lama ini melakukan kegiatan penyemprotan di Gedung DPRD yang berlokasi dsebelah timur Kantor bupati setempat.Penyemprotan dengan disinfektan […]
April 14, 2020

Pemkot Denpasar Gratiskan Tagihan Air Minum dan Listrik 450 VA

Denpasar (Manggalaonline)- Walikota Denpasar IB. Rai Dharmawijaya Mantra memerintahkan Perumda Air Minum Tirta Sewakadarma Kota Denpasar untuk menggratiskan tagihan air minum untuk tiga bulan  mulai bulan […]
April 14, 2020

Gugah Kesadaran Kesehatan Ny. Adnyani Mahayastra Bagikan Masker

Gianyar(Manggalaonline)-Untuk menggugah kesadaran masyarakat terhadap kesehatannya, terlebih ditengah wabah Covid-19, Ketua TP.PKK Kab. Gianyar, Ny. Surya Adnyani Mahayastra membagikan  1500 masker kepada para pedagang dan pengunjung […]