custom writing help
Manggala Bali, Author at Manggala Online - Page 291 of 312Manggala Online | Page 291

Manggala Bali

Di era persaingan global saat ini, posisi pengusaha tidak saja menjadi sangat strategis tetapi juga punya kontribusi dan daya tawar tinggi dalam kemajuan perekonomian daerah dan bangsa. Dalam kondisi ini, pengusaha harus mampu bersaing tidak saja dengan pengusaha luar tetapi justru bersaing dengan dirinya sendiri.

 

Pemilik pabrik kata-kata Joger Mr. Joger mengatakan, “Untuk bisa bersaing, pengusaha harus mampu bersaing dengan dirinya sendiri sebelum dia bersaing dan memenangkan persaingan yang lebih luas/global,” katanya di sela acara sosialisasi pedoman kepatuhan KPPU (Komisi Pengawas Persaingan Usaha) di Kuta, Kamis (23/2).

Dalam kesempatan itu, Mr. Joger kembali mengingatkan, yang namanya persaingan usaha akan menjadi hal ‘abadi’ sepanjang manusia berusaha untuk hidupnya. Jika demikian, maka manusia yang berusaha adalah tergolong pengusaha atau minimal mereka berusaha untuk mendapatkan kehidupan yang lebih baik di masa yang akan datang.

“Jangan kecilkan arti orang yang berusaha untuk memperbaiki hidupnya. Orang yang berusaha pasti memiliki strategi dan cara-cara berusaha untuk bisa memenangkan persaingan dalam hidupnya. Itulah sebabnya mengapa saya tekankan disini, persaingan yang hakiki adalah bersaing dengan dirinya sendiri,” ingat Mr. Joger.

Mr. Joger mengaku kurang setuju jika situasi dan kondisi perekonomian dijadikan alasan banyaknya pengusaha yang tak mampu dan kalah dalam persaingan global. “Kalau dicermati, persaingan justru membuat pengusaha akan melakukan hal yang lebih baik dan lebih berkualitas. Mereka akan mengerahkan kemampuannya untuk merencanakan, mengatur, mengevaluasi  bahkan melakukan kesepakatan dengan berbagai pihak termasuk pemerintah untuk memenangkan persaingan itu,” tandasnya.

Demikian pula dengan adanya pedoman program Kepatuhan terhadap UU No. 5 Tahun 1999 yang disosialisasikan KPPU. Pedoman yang mengatur larangan praktek monopoli dan persaingan usaha tidak sehat itu, diyakini Mr. Joger adalah peraturan yang baik.

“Praktek monopoli dan persaingan tidak sehat oleh KPPU harus diapresiasi sebagai langkah yang tepat. Pengusaha memang harus dibatasi, dalam artian positif. Pengusaha harus diatur karena kalau tidak diatur, mereka menjadi orang yang nggak aturan,” katanya berseloroh.

Mr. Joger yakin jika pengusaha sudah mengikuti aturan maka akan tercipta iklim usaha yang lebih kondusif dan terwujudnya keadilan masyarakat, baik masyarakat pelaku usaha maupun masyarakat konsumen. “Jadi, pedoman program Kepatuhan terhadap UU Nomor 5 Tahun 1999 bukan hal yang negatif, sebaliknya  justru baik untuk menghasilkan hal yang lebih berkualitas. Ujung-ujungnya keadilan bagi seluruh masyarakat Indonesia,” tutup figur yang berkompeten sebagai narasumber ini.  (ari)

February 24, 2017

Mr Joger “Bersaing dengan Dirinya Sendiri“

Di era persaingan global saat ini, posisi pengusaha tidak saja menjadi sangat strategis tetapi juga punya kontribusi dan daya tawar tinggi dalam kemajuan perekonomian daerah dan […]
February 23, 2017

Layanan Jemput Bola Disdukcapil Gianyar

Gianyar (Manggala)-Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Gianyar, menlaksanakan pencatatan penduduk jemput bola. Satu mobil keliling melayani perekaman data penduduk ke desa-desa. Mobil keliling juga melakukan […]
February 23, 2017

Disperindag Gianyar Uji BDKT Sembilan Produk Kemasan

Gianyar (Manggala)-Melindungi konsumen dari tindak kecurangan produsen atau pedagang, Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Gianyar mengadakan Pengawasan Barang Dalam Keadaan Terbungkus (BDKT). Bekerjasama dengan Kementerian Perdagangan […]
February 23, 2017

Bali Indobuildtech Expo 2017

Denpasar (Manggala)- Bali Indobuildtech Expo 2017 digelar pada tanggal 22 – 26 Februari 2017 di Sanur Paradise Plaza Hotel Bali.Pameran ini menjadi ajang pertemuan para pemain […]