custom writing help
Manggala Bali, Author at Manggala Online - Page 265 of 298Manggala Online | Page 265

Manggala Bali

Tuban (Manggala)- Sebanyak 324 penerbangan dalam dan luar negeri tidak melakukan aktivitas penerbangan (tak beroperasi) di Bandar Udara I Gusti Ngurah Rai Bali selama Nyepi tahun baru Caka 1939. Pasalnya, selama hari Nyepi, Bandara Ngurah Rai akan menghentikan sementara seluruh operasional penerbangannya selama 24 jam pada Selasa, 28 Maret 2017.

Communication & Legal Section Head Arie Ahsanurrohim menjelaskan, selama pelaksanaan Nyepi, Bandara I Gusti Ngurah Rai akan mengalami penutupan selama 24 jam, dimulai pukul 06.00 Wita tanggal 28 Maret 2017 hingga pukul 06.00, 29 Maret 2017.

Kendati mengalami penutupan total, Bandara I Gusti Ngurah Rai akan tetap melayani penerbangan yang bersifat emergency, seperti pendaratan darurat karena alasan teknis dan penerbangan evakuasi medis. Berdasarkan data pihak bandara, selama 24 jam pelaksanaan Nyepi terdapat 324 penerbangan reguler yang tidak beroperasi, antara lain 193 penerbangan domestik dan 131 penerbangan internasional. “Terbanyak adalah rute Cengkareng, Surabaya dan Singapura,” terang Arie dalam keterangan resminya di kantor Bandara Ngurah Rai, Kamis (23/3/17).

Guna mengantisipasi adanya permintaan emergency landing, maka selama penutupan itu akan tetap ada petugas operasional yang siaga, baik dari Angkasa Pura I, Airnav Indonesia, Imigrasi, Bea Cukai, Kesehatan Pelabuhan, Airline hingga Ground Handling.

Pihaknya juga telah memiliki jalur koordinasi darurat yang melibatkan Polsek Kawasan Udara, TNI AU, Desa Adat Tuban dan Desa Adat Kelan, khususnya terkait dengan pengawalan dari Pecalang.

“Dengan diterbitkannya Notamntanggal 17 Desember 2016 lalu, maka para airline dapat mengatur atau menjadwal ulang penerbangannya dari dan ke Bali dari jauh hari,” sambungnya didampingi Advertise & Landside Service Asst. Manager Bandara I Gusti Ngurah Rai, Annang Setiabudi.

Dalam kesempatan yang sama, penambahan fasilitas baru terkait adanya penyesuaian tarif membuat PT. Angkasa Pura I (Persero) menaikkan tarif parkir kendaraan bermotor di Bandara I Gusti Ngurah Rai mulai 1 April 2017.

“Penyesuaian tariff parker ini berlaku untuk semua jenis kendaraan bermotor baik roda dua, roda empat, roda enam atau lebih,” jelas  Commercial Operation Manager Bandara I Gusti Ngurah Rai Priyantoro dalam siaran persnya, Kamis (23/3/17).

Disebutkan, penyesuaian tariff ini akan diberlakukan terhitung mulai tanggal 1 April 2017. Dicontohkan untuk tarif kendaraan roda dua dari Rp 1500 menjadi Rp 2000. Setelah 12 jam, ditambah tiap per jamnnya Rp 1.000.

Keputusan, penyesuaian tarif merupakan salah satu upaya Bandara Ngurah Rai untuk melakukan peningkatan fasilitas parker kerndaraan bermotor mulai dari penambahan infrastruktur hingga peningkatan system.

“Tarif parkir yang sekarang itu berlaku sejak tahun 2009, sementara tahun 2013 kami mengeluarkan investasi untuk membangun gedung parker bertingkat untuk kendaraan roda empat,” ucapnya. Tidak hanya itu, bahkan gedung parkir yang lima lantai itu sudah berbasis system.

Kami lengkapi dengan parking guidance system. Parking guidance system (PGS) adalah system detektor yang ditandai dengan indicator lampu sehingga dapat mempermudah pengendara menemukan titik parkir yang masih tersedia.  (ari)

 

March 25, 2017

324 Penerbangan Tak Beroperasi Saat Nyepi

Tuban (Manggala)- Sebanyak 324 penerbangan dalam dan luar negeri tidak melakukan aktivitas penerbangan (tak beroperasi) di Bandar Udara I Gusti Ngurah Rai Bali selama Nyepi tahun […]
March 25, 2017

Rai Mantra dan Jaya Negara Ucapkan Selamat Hari Suci Nyepi

Beberapa saat lagi masyarakat Bali, khususnya umat Hindu akan melaksanakan pergantian tahun Caka 1938 ke Caka 1939. Pergantian itu ditandai dengan bulan gelap atau Tilem pada […]
March 23, 2017

PKK Klungkung Raih Juara Umum HKG 2017

Tim Penggerak (TP) Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Kabupaten Klungkung kembali meraih juara umum dalam perlombaan serangkaian Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-45 tahun 2017. Piala […]
March 22, 2017

Ogoh-ogoh Berbahan Alami Mendapat Penghargaan

Gianyar (Manggala)-Dinas Kebersihan dan Lingkungan Gianyar memberi penghargaan kepada sekaa teruna yang membuat ogoh-ogoh dari bahan-bahan alami dan sampah daur ulang. Penghargaan itu merupakan  apresiasi Pemkab. […]