custom writing help
Manggala Bali, Author at Manggala Online - Page 260 of 276Manggala Online | Page 260

Manggala Bali

Gianyar (Manggala)-Menindaklanjuti sosialisasi Tim Sapu Bersih Punggutan Liar (Saber Pungli), yang dilakukan Tim Saber Pungli Provinsi Bali, di Mapolres Gianyar, Kamis(16/2), Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Gianyar  Ir. I Wayan Suamba, M.M., segera mengupulkan sembilan Kepala Pasar se- Kabupaten Gianyar, di ruang rapat Kantor Disperindag Gianyar, Jumat(17/2).

Pertemuan itu untuk melakukan sosialisasi Saber Pungli, dan memberikan bimbingan untuk mencegah terjadinya pelanggaran punggutan yang berpotensi bisa dicokok oleh Saber Pungli, di pasar-pasar. Kini, Saber Pungli sedang gencar beroperasi di lapangan,  termasuk di pasar-pasar. “Kami tak ingin ada petugas pemunggut retribusi  pasar ada  dicokok  Saber Pungli di Gianyar, Terlebih  ada yang tertangkap tangan (OTT). Di Tabanan dan Klungkung sudah ada yang tertangkap,” ujarnya.

Kadis Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Gianyar Ir. I Wayan Suamba, M.M., segera mengupulkan sembilan Kepala Pasar se- Kabupaten Gianyar

Suamba menegaskan, para kepala pasar setelah mendapat sosialisasi tersebut  diharapkan memberikan pembinaan kepada petugas pemunggut retribusi di pasar. Jangan sampai memunggut retribusi tanpa landasan perda. Dan, jangan memunggut tanpa memberikan karcis. Hal itu bias – bisa digolongkan pungli.

Dia menyarankan dalam memunggut retribusi di lapangan, pemunggut mesti terlebih dahulu memberikan karcis, baru menerima uang. “Jangan coba-coba menerima uang tanpa memberikan karcis,” tegasnya. Selain itu, ditegaskan agar hati-hati dalam melakukan punggutan di pasar. Jangan memunggut sesuatu tanpa berdasarkan peraturan yang ada. Kalau ragu lebih baik jangan dipunggut. Konsultasikan terlebih dahulu , agar jangan sampai salah.

Lebih baik tidak mencapai target daripada terjerat kasus hukum. “Jangan memunggut sesuatu di luar yang ditetapkan perda,” cetusnya. Katanya, Saber Pungli  memiliki tujuan yang baik, untuk mencegah punggutan-punggutan yang tak sah yang tidak masuk ke kas daerah. Hal ini mesti dimaknai secara positif oleh setiap kepala pasar. Sebab, dengan adanya Saber Pungli, manajemen pasar akan lebih transpran. Manajemen Pasar akan terhindar dari punggutan-punggutan yang tidak sah. Dia mencontohkan, di Pasar Tanah Abang Jakarta, semenjak ada Saber Pungli, pasar itu bersih dari punggutan tidak sah. Dengan demikian, kesan pasar sebagai ladang untuk mencari pendapatan tidak legal bisa segera diminimalisir.

Dalam pertemuan itu diungkapkan berbagai persoalan yang terjadi di pasar cukup dilematis. Seperti banyak pedangan yang berjualan di tempat yang bukan untuk berjualan. Dalam hal ini, petugas pasar dibuat  ewuh pekewuh. Karena, kalau dipunggut seakan melegalkan mereka berjualan di tempat itu. Sementara jika dibiarkan, akan menganggu suasana pasar. Lebih sulit lagi, sebagaian pemahaman pedagang liar itu menganggap pasar sebagai tempat mereka mengais rezeki secara bebas. Untuk menertibkan ini masih sangat sulit.

Selain itu, juga persoalan biaya piodalan di Pura Melanting  di pasar, yang dilaksanakan  setiap  Buda Wage, Kelawu, tiap enam bulan sekali (210 hari). Biasanya piodalan dibiayai para pedagang di pasar, dengan sistem iuran. Dengan adanya Saber Pungli ini dikhawatirkan untuk biaya piodalan tidak ada.

Terkait  persoalan-persoalan tersebut di atas,  Suamba menegaskan, pihaknya akan melakukan konsultasi dengan instansi terkait, untuk mencarikan solusi permasalahan.  Untuk permasalahan di pasar yang belum diatur, akan diusulkan melakukan melakukan revisi perda. “Kami akan konsultasikan dengan Bagian Hukum Setda Gianyar, untuk melakukan revisi perda yang berlaku sekarang ini,” katanya.

Sementara itu,  Kepala Pasar Gianyar I Nengah Artawa, menilai keberadaan Saber Pungli sangat baik untuk menuntun bekerja sesuai tugas pokok dan fungsi masing-masing. Sebagai pasar terbesar di Gianyar, pihaknya akan segera melakukan sosialisi tentang Saber Pungli ini kepada para pemunggut retribusi di pasar tersebut. Dengan demikian, para tukang punggut akan memahami apa yang boleh dipunggut dan apa yang tidak. Sehingga, dengan pemahaman itu mereka bisa melakukan tugas tanpa melanggar aturan. “Menyosialisasi Saber Pungli kepada Pemunggut jadi prioritas kami ke depan,” ungkapnya.

Katanya, permasalahan yang dihadapi sekarang ini adalah memfungsikan pasar di lantai III. Selama ini, para pedagang yang mendapatkan lokasi di lantai III, banyak yang berpindah jualan ke bawah. Padahal, di bawah sudah krodit.

Diungkapkan, target  pendapatan dari Pasar Gianyar 2017 Rp 1,375 milyar. Target itu tercapai bahkan melampaui sebersar 23 persen. Sementara target 2017 mencapai 1,442 milyar. “ Walau Saber Pungli Gencar kami optimis target itu terealisasi,” ungkapnya. (wir)

February 19, 2017

Jangan Dicokok Saber Pungli

Gianyar (Manggala)-Menindaklanjuti sosialisasi Tim Sapu Bersih Punggutan Liar (Saber Pungli), yang dilakukan Tim Saber Pungli Provinsi Bali, di Mapolres Gianyar, Kamis(16/2), Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan […]
February 19, 2017

“Blank Spot” Teknologi Komunikasi

Nusa Penida (Manggala)-Desa Sekartaji Kecamatan Nusa Penida yang terdiri dari 6 Dusun, yakni Dusun Sedehing, Ramuan, Sekartaji, Tabuanan, Bungkil dan Dlungdungan yang merupakan desa yang belum […]
February 17, 2017

IJK Diminta Dorong Pertumbuhan Ekonomi Denpasar

Denpasar (Manggala)– Industri Jasa Keuangan (IJK) diminta lebih berkontribusi dalam mendorong pertumbuhan ekonomi Denpasar. Hal ini ditekankan Kepala OJK Regional 8 Bali dan Nusa Tenggara, Zulmi […]
February 17, 2017

BI Peringatkan KUPVA BB Tak Berizin

Denpasar  (Manggala)- KUPVA BB (Kegiatan Usaha Penukaran Valuta Asing Bukan Bank) tak berizin di Bali saat ini diperingatkan untuk segera mengurus legalitasnya. Jika tidak (sampai 7 […]