custom writing help
Manggala Bali, Author at Manggala Online - Page 255 of 313Manggala Online | Page 255

Manggala Bali

Jembrana(Manggala)- Wabup Kembang memberikan sambutannya dalam acara Workshop ToC (Theory of Change) dalam rangka pelaksanaan Kegiatan Implementasi Program UTZ/Kakao Lestari di Kabupaten Jembrana bertempat di Hotel Jimbarwana belum lama ini.Hadir pada kesempatan tersebut Anggota DPRD Ketut Suastika dan Putu Suegardana Cita, Direktur Yayasan Kalimajari Agung Widi, Ketua Koperasi Kerta Samaya Samaniya Wiadnyana dan sejumlah petani coklat se Jembrana.

Direktur Yayasan Kalimajari Agung Widi mengatakan harapannya makin banyak subak abian di Jembrana yang mengikuti program kakao lestari.Menurut Agung Widi, selama berlangsung di Jembrana baru 38 subak abian yang ikut program tersebut dari 138 subak abian di Jembrana.

“Dengan program ini tidak hanya volume yang di tonjolkan namun kualitas kakaonya juga menjadi perhatian serius,” ujar Widi.Menurut Widi, kakao Jembrana memang berbeda dan berkualitas, terbukti dengan diraihnya sejumlah penghargaan seperti sertifikat UTZ, Organic EU dari USDA dan yang mengagumkan beberapa waktu lalu penghargaan pada event Cocoa Excelence 2017 di Perancis beberapa waktu lalu.Widi berharap orang semakin bangga dengan keberadaan coklat Jembrana dan para petani tidak hanya memproduksi biji namun juga produk turunannya. “Kami ingin orang tidak hanya meminum atau mengkonsumsi coklat namun meminum atau mengkonsumsi coklat khas Jembrana,” imbuhnya.

Sementara itu Wabup Kembang mengatakan, prestasi nasional dan internasional yang diraih Kakao Jembrana ini merupakan perjalanan yang sangat panjang dari tahun 2011 yang merupakan kolaborasi dari Pemkab Jembrana, Yayasan Kalimajari dan Koperasi Kerta Samaya Samaniya.

Kembang mengatakan, salah satu sample petani coklat Made Sugandi berhasil menyisihkan 166 sample dari 44 negara di Event Cocoa Excelence beberapa waktu lalu di Perancis.

“Saya berharap kualitas tetap dijaga dan kuantitasnya ditingkatkan. Saya berharap semua subak abian bisa ikut program ini. Di tahun ini petani coklat Jembrana berhasil mengirim 55 ton biji fermentasi dan di tahun depan harus bisa lebih lagi. Selain itu buyer (pembeli) Internasional yang selama ini dari Perancis dan Jepang, bisa diikuti Negara lainnya. Tentunya dengan catatan, kualitas dijaga bahkan ditingkatkan,” kata Kembang.

Selain itu Kembang menyarankan agar para petani mulai mengemas kebun coklatnya menjadi wisata agro. Hal tersebut berdasarkan pengalamannya berkunjung ke negara lain yang selalu melihat pengolahan coklat yang berasal dari biji hingga produk turunannya. Sangat jarang ada yang mengemas mulai dari pembibitan, menanam, hingga proses fermentasinya.“Hal ini sangat jarang saya lihat. Dan Jembrana sangat potensial untuk itu. Terlebih Bali masih menjadi destinasi wisata favorit,” ujarnya.

Dari Workshop ToC (Theory of Change) Kembang juga berharap, semua elemen, semua komponen yang ada di Jembrana tidak hanya Pemkab, Yayasan Kalimajari, Koperasi Kerta Samaya Samaniya, perbankan memiliki kesamaan mimpi yaitu untuk melestarikan kakao Jembrana.“Sehingga kita semua bersinergi untuk kemajuan kakao Jembrana,” pungkasnya. (pab)

December 13, 2017

Wabup Kembang Minta Petani Kakao Jaga Kualitas

Jembrana(Manggala)- Wabup Kembang memberikan sambutannya dalam acara Workshop ToC (Theory of Change) dalam rangka pelaksanaan Kegiatan Implementasi Program UTZ/Kakao Lestari di Kabupaten Jembrana bertempat di Hotel […]
December 13, 2017

Sektor Pertanian Tetap Eksis

Denpasar (Manggala)-Wakil Gubernur Bali Ketut Sudikerta, Senin (11/12) secara resmi membuka Rapat Koordinasi Pelaksanaan Program Upaya Khusus (Upsus) Swasembada Padi, Jagung, Bawang dan Cabai (Pajale babe) […]
December 13, 2017

Wagub Sudikerta Serahkan Enam Sepeda Motor

Klungkung (Manggala)- Dalam rangka melestarikan lembaga adat Desa Pakraman di Bali, Pemerintah Provinsi Bali akan terus meningkatkan bantuan kepada 1486 Desa Pakraman di seluruh Bali dari […]
December 13, 2017

Bupati Agung Bharata Tinjau Pembangunan Fisik RSUD Sanjiwani

Gianyar (Manggala)-Memasuki akhir tahun 2017, Bupati Gianyar A.A Gde Agung Bharata meninjau pelaksanaan pembangunan RSUD Sanjiwani Gianyar. Bangunan rumah sakit rujukan Bali timur ini sudah rampung […]