custom writing help
Manggala Bali, Author at Manggala Online - Page 248 of 277Manggala Online | Page 248

Manggala Bali

Tidak pernah terbayangkan menekuni karir di bidang kehumasan. Namun jalan hidup justru menempatkan seorang I Wayan Hendaryana sebagai salah satu orang yang sangat dibutuhkan sebagai ‘corong pemerintahan’ di Kota Denpasar.

Usia masih tergolong muda (30), kini ayah 2 anak ini dipercaya sebagai Kasubbag Pengumpulan Informasi dan Publikasi Humas dan Protokol Pemkot Denpasar sejak Januari 2017.

Sebenarnya Hendar (biasa disapa) adalah PNS dengan jabatan merangkap, di humas, staf di Dispenda sekaligus ajudan walikota. wow…bagaimana alumnus IPDN tahun 2009 ini bisa menjalani ketiga jabatan itu sekaligus?.

“Ya, pagi di humas dulu, lanjut ke Dispenda dan siap mendampingi Bapak Walikota sebagai ajudan. Dibilang jenuh, ya…sebagai manusia biasa pasti ada rasa jenuh tapi karena saya menjalaninya dengan senang, ya nggak beban,” ujarnya enteng.

Sebelumnya, Magister Administrasi Publik Undiknas ini berkarir di Badan Kepegawaian Kota Denpasar pada 2009 akhir sampai awal 2017, sekitar 3 bulan saja.

“Yang lama ya jadi ajudan Bapak Walikota, sejak 2010 sampai sekarang,” terang pria bertubuh tegap ini. Hendar mengaku, posisinya sebagai Kasubbag Humas dan Protokol adalah baru baginya. Banyak belajar, adalah kunci untuk bisa menjalankan tugas dengan baik. “Koordinasi menjadi hal yang penting. Harus belajar untuk bisa mengerjakan dengan baik. ‘’Saya bersyukur teman dan para awak media bisa mengerti dan membantu saya,” katanya bersyukur.

Lelaki kelahiran Br. Binoh Kaja, Ubung, Denpasar ini punya jam kerja di atas rata-rata PNS lainnya. “Saya dari pagi sampai malam. Kapan Bpk Walikota meminta saya mendampingi, saya harus siap berangkat. PNS adalah aparat untuk mengabdi, jadi sudah menjadi konsekuensi saya bekerja lebih dari jam kerja normal,” paparnya lagi.

Ada yang menarik dari Hendar yakni karirnya sebagai PNS yang ternyata karena desakan ortu. “Saya bercita-cita bisa di militer bahkan sudah diterima di Akmil Magelang tetapi karena ortu tidak mengizinkan, ya terpaksa nurut. Sempat frustrasi sih…tetapi akhirnya bisa teratasi setelah diterima di IPDN. Ortu berharap saya jadi PNS. Akhirnya ya…PNS beneran ha ha ha,” selorohnya.

Ingin kelak jadi dosen, alasan Hendar karena dosen bebas mengekspresikan ilmunya tanpa takut dipolitisasi. “Kalau pensiun pingin jadi dosen,” kata pria yang pernah kuliah 3 semester di Fakultas Hukum Unud ini.  (ari)

March 17, 2017

Hendaryana, S.IP, M.AP: Sempat Frustrasi

Tidak pernah terbayangkan menekuni karir di bidang kehumasan. Namun jalan hidup justru menempatkan seorang I Wayan Hendaryana sebagai salah satu orang yang sangat dibutuhkan sebagai ‘corong […]
March 15, 2017

Peternak Sapi Nusa Penida Magang ke Australia

Semarapura (Manggala)-Dalam rangka mendukung terwujudnya program swasembada daging nasional, pemerintah pusat telah menunjuk tiga pulau yang dijadikan percontohan yakni Aceh, Riau dan Bali. Untuk Provinsi  Bali ditunjuk […]
March 15, 2017

Bupati Artha Tinjau Ogoh-ogoh di Melaya

Jembrana (Manggala)-Seperti yang sudah diberitakan sebelumnya, bahwa menjelang nyepi atau di malam pengerupukan (27/3)  Pemkab Jembrana akan mengadakan lomba ogoh – ogoh di Catus Pata depan […]
March 15, 2017

Tahun Ini LIPI Bangun Kebun Bibit Tanaman Kebun Raya Jagatnatha

Jembrana (Manggala)-Kelanjutan pembangunan Kebun Raya Jagatnatha Jembrana terus diupayakan. Setelah sebelumnya pemerintah pusat melalui kementerian PU Perumahan rakyat bersedia mengucurkan bantuan fisik senilai Rp 10, 6 […]