custom writing help
Manggala Bali, Author at Manggala Online - Page 230 of 277Manggala Online | Page 230

Manggala Bali

Gianyar (Manggala)-Bupati GianyarAA Gde Agung Bharata  mengapresiasi  pelaksanaan Festival Payangan. Agung Bharata mengharapkan di kecamatan lain bisa dilaksanakan festival yang sama pula. Bahkan, bupati dan DPRD Gianyar siap mengalokasikan anggaran untuk kegiatan ini. Karena festival seni merupakan nafas kehidupan kabupaten Gianyar yang terkenal sebagai daerah seni dan menjadi daerah kunjungan pariwisata.

Kecamatan Payangan yang paling  pertama melaksanakan festival budaya. Belum ada festival budaya seperti ini di kecamatan lain. ‘’Saya berharap ini bisa dilaksanakan berkesinambungan, ‘’ katanya, saat memberikan sambutan pembukaan Festival Payangan, di Areal Patung Perjuangan Masyarakat Payangan, Senin(7/8).

Diharapkan, ke depannya festival tidak hanya menampilkan seni yang telah hidup di masyarakat. Perlu juga menampilkan  kekayaan budaya dan keunikan di tiap desa yang ada. Seperti aktifitas pertanian, kuliner dan berbagai kearifan lokal yang ada di pelosok-pelosok desa. Ini harus dilestarikan. ‘’Karena ini merupakan tonggak sejarah dan kebudayaan kita,’’ tegasnya.

Ditegaskan, pihaknya komit menjaga seni dan budaya yang ada. Untuk itu, pihaknya mendukung pelaksanaan festival-festival di Kecamatan lain. Hal ini bisa dianggarkan melalui APBD. Tentu kegiatan seperti ini mesti didukung pula DPRD.

‘’Kami akan anggarkan untuk kegiatan ini bersama DPRD. Terlebih Pak Ketua DPRD hadir hari ini. Kan begitu Pak Ketua ? tukasnya, disambut manggut-manggut oleh Ketua DPRD Gianyar I Wayan Tegel Winarta, dan disambut tepuk tangan undangan dan penonton.

Agung Bharata meminta agar festival Payangan yang kembali digelar sejak terakhir tahun 2000 silam. Ke depan kegiatan konsisten dilaksanakan setiap tahunnya. Sebab,semarak yang dirasakan sangat menggembirakan, dan semangat kebersamaan dapat terjalin erat. Dirinya berharap, agar segala kesenian-kesenian yang ada dalam sejarah kecamatan Payangan harus kian digali. Begitu juga potensi-potensi yang ada mesti diasah, dan ditampilkan dalam ajang tahunan tersebutKegiatan positif ini,saya minta agar rutin ada setiap tahun,saya bangga sekali,ungkapnya.

Pembukaan Festival Payangan ditandai dengan pemukulan kentongan Bupati didampingi, Wakil Bupati Gianyar, I Made Mahayastra, Ketua DPRD Gianyar I Wayan Tagel Winarta, Camat Payangan, AA Gde Raka Suryadiputra, Ketua Panitia Festival I Nyoman Darma.

Ketua Panitia Festival Payangan I Nyoman Darma mengatakan, Festival Payangan merupakan sebuah tonggak kebangkitan digalakkan oleh Kecamatan Payangan melalui festival seni dan budaya yang mengambil tema ‘’Urip Bhuana’’. Sebanyak sembilan desa yang tergabung dalam kecamatan Payangan ikut terlibat, di antaranya Desa Melinggih, Melinggih Kelod, Kelusa, Bresela, Bukian, Puhu,Kerta, Buahan Kaja, dan Buahan Kelod.

Festival Payangan digelar bertujuan mengenang kembali sejarah desa Payangan yang dulu saat masih zaman kerajaan sempat berjaya, namun karena suatu dan hal lain sempat mengalami penurunan semangat persatuan dan kesatuan, sehingga menyebabkan Payangan sempat tenggelam di berbagai aspek kehidupan masyarakat.

‘’ Dua aspek yang menjadi sasaran kami, yaitu segi material dan spiritual. Dimana kami ingin warga Payangan menggalang kembali semangat persatuan, dan keseharian masyarakat sangat kental dengan vibrasi spiritual. Salah satunya dengan cara menghidupkan kembali seni-seni tradisional, beserta budaya lokal yang bergairah,jelas Sekretaris Camat Payangan itu,’’ ungkapnya.

Sejauh ini,kata Dharma, aktifitas kesenian di kecamatan Payangan mulai menggeliat untuk bersaing dengan kecamatan lainnya di Kabupaten Gianyar. Indikasinya terlihat dalam setiap even seni yang ada di Kabupaten Gianyar, kecamatan Payangan selalu mampu meraih juara. Terakhir, saat parade baleganjur dalam HUT Gianyar,wakil Payangan memperoleh juara II dibawah Tegalalang. Festival ini berlangsung sampai tanggal 12 Agustus nanti, dimulai dari sore sampai malam. ‘’Ada kegiatan drama tari, baleganjur, dalang cilik, demo melukis dari paraperupa asal Payangan, cak kolosal yang diikuti sekitar 300 orang putra daerah Payangandan banyak lagi kesenian lainnya,’’ jelas Dharma.

Cak Kolosal

Setelah dibuka Bupati Gianyar, Festival Payangan diawali dengan penampilan Cak Kolosal oleh Listibya Kecamatan Payangan, yang ditarikan Sekaan Kecak Dharma Kencana, Banjar Karangsuung dan siswa SMAN I  dan SMK PGRI Payangan. Tak kurang dari 250 penari ikut terlibat dalam Cak Kolosal ini.

Ketua Listibya Kecamatan Payangan, I Nyoma Surata mengatakan, Cak Kolosal ini menceritakan turunnya Dewa Siwa sebagai Kala Ludra. Pertemuan Dewa Siwa dan Dewi Durga mengetarkan jagat. Setiap kali pemujaan memunculkan kekuatan magis yang dasyat. Kemunculan Panca Durga dan Kala ludra ini mengusik ketenangan para dewa. Maka turunlah Dewa Brahma, Dewa Wisnu dan Dewa Iswara yang disebut Sangyang Tri Semaya. Dalam menetralisir kekuatan Panca Durga dan Kala Ludra ini  Dewa  Brahma menciptakan topeng bang, Dewa Wisnu menciptakan telek, dan Dewa Iswara menciptakan reringgitan(wayang). Ciptaan Dewa Tri Semaya ini mesti dipentaskan setiap melaksanakan upacara yadnya.

Menurut Surata, pementasan cak kolosal ini nantinya bisa mengggugah perhatian masyarakat baik sekala niskala. Tarian cak ini terkait dengan pecaruan yakni penyomya, sehingga tercipta keharmonisan. Penampilan seni untuk menyambut 17 Agustus ini untuk mengenang kembali perjuangan para pejuang kemerdekaan dulu. Dalam kontek kekinian, ingin memperjuangkan dan mengisi kemerdekaan  melalui penggalian dan pelestarian  seni dan budaya warisan para leluhur,yang tentunya memiliki spirit sekala maupun niskala.

 

Usai Cak Kolosal, dilanjutkan parade baleganjur perwakilan tiap desa di Kecamatan Payangan. Sambutan masyarakat cukup antusias terhadap pelaksanaan Festival Payangan ini. Hal ini ditandai dengan kedatangan masyarakat dari pelosok desa ingin menyaksikan pementasan kesenian di Festival Payangan, yang dilaksanakan dari 7-12 Agustus 2017.(wir).

August 13, 2017

Semarak Festival Payangan 2

Gianyar (Manggala)-Bupati GianyarAA Gde Agung Bharata  mengapresiasi  pelaksanaan Festival Payangan. Agung Bharata mengharapkan di kecamatan lain bisa dilaksanakan festival yang sama pula. Bahkan, bupati dan DPRD […]
August 8, 2017

SPAM Regional Bali Selatan, Terbentur Keberadaan BUMD

Gubernur Bali Made Mangku Pastika menerima audiensi Direktur Jenderal (Dirjen) Cipta Karya Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) RI Ir. Sri Hartoyo di ruang kerjanya, […]
August 8, 2017

Wagub Sudikerta Minta Jaga Kebersihan Pura

Karangasem (Manggala)-Wakil Gubernur Bali Ketut Sudikerta didampingi Ny. Dayu Sudikerta menghadiri Upacara Pujawali Ida Dang Hyang Bang Manik Angkeran di Pura Batu Madeg-Besakih, Karangasem Selasa (8/8). […]
August 8, 2017

IAA Dharmadewi,SH.,M,Si. :Dekat dengan Teknologi

Ramah, enerjik dan murah senyum. Setidaknya, itulah yang dapat ditangkap dari sosok Ida Ayu Agung Dharmadewi,SH.,M,Si. Mengemban tugas di posisinya yang baru, sebagai Kepala Bidang Pemberdayaan […]