custom writing help
Manggala Bali, Author at Manggala Online - Page 228 of 314Manggala Online | Page 228

Manggala Bali

Denpasar (IManggala) – Kepala Balai Karantina Pertanian Kelas I Denpasar, Bali, I Putu Terunanegara mengatakan, pemerintah daerah saat ini memfasilitasi petani di Pulau Dewata dengan mengirim buah manggis sebanyak 7,2 ton karena diminati pangsa pasar Tiongkok.

“Hari ini (Kamis-red) akan dikirim 7,2 ton manggis ke Tiongkok, menyusul ekspor yang sudah beberapa hari lalu. Kami optimis kita bisa konsisten menyuplai manggis ini ke Tiongkok,” ujar Putu Terunanegara di Denpasar, Kamis (5/4). Ia mengatakan, sejak Januari 2018 hingga hari ini telah terkirim ke Tiongkok dan Thailand dengan volume lebih dari 49 ton melalui Bandara Ngurah Rai. Data ekspor manggis secara nasional saat ini telah lebih dari 10.000 ton.

Sedangkan Balai Karantina Pertanian Denpasar berharap Bali mampu menyumbang volume ekspor manggis yang tinggi dengan menargetkan 30 ton manggis ke Tiongkok per hari secara langsung.”Ini luar biasa membahagiakan petani manggis. Kini mereka lebih bergairah dan menjaga betul kualitas manggisnya,” ujar Teruna.Dengan terbukanya kembali pasar manggis di Tiongkok pada akhir tahun 2017, Badan Karantina Pertanian terus memaksimalkan peluang ini untuk mengakselerasi ekspornya.

Petani di sentra manggis di seluruh Indonesia terus diedukasi dan dilakukan pendampingan agar memenuhi persyaratan teknis yang diminta pemerintah Tiongkok. Ia menerangkan, petani manggis di Provinsi Bali menjadi salah satunya yang menjadi fokus pendampingan. Dengan potensi produksi yang tinggi, pemerintah membantu mereka menjaga kualitasnya.

“Kami bantu kawal melalui pengawasan in line inspection kepada petani dan eksportir, sehingga kualitas terjaga dan proses pemeriksaan karantina di tempat pengeluaran ekspor menjadi lebih cepat, efektif dan efisien,” katanya. Untuk menjaga kualitas manggis, pihaknya juga sudah menentukan kriteria di antaranya tampilan fisik, bebas dari kutu putih dan semut. Hingga saat ini baru satu perusahaan produsen manggis yang ada di Bali yang sudah teregistrasi dan dapat melakukan ekspor langsung ke Tiongkok.

“Registrasi ini memberi mereka kesempatan besar ekspor langsung ke Tiongkok,” katanya.Teruna menambahkan, apabila empat tahun terakhir kita masuk pasar Tiongkok melalui negara ketiga seperti Malaysia, Thailand dan Vietnam, kini dengan disepakatinya protokol ekspor langsung ke Tiongkok, maka petani bisa meraih keuntungan maksimal penjualan manggisnya.    (ari/*)

April 10, 2018

Buah Manggis Bali Diminati Pasar Tiongkok

Denpasar (IManggala) – Kepala Balai Karantina Pertanian Kelas I Denpasar, Bali, I Putu Terunanegara mengatakan, pemerintah daerah saat ini memfasilitasi petani di Pulau Dewata dengan mengirim […]
April 10, 2018

Puisi Ibu Indonesia, Dalam Koridor Nasionalispun  tidak Dibenarkan

Semarapura (Manggala)-Sebuah karya sastra,  semestinya menjadi estetika secara universal yang dapat dinikmati semua orang tanpa pembatasan apapun. Tidak demikian dengan puisi Sukmawati Sukarno Putri berjudul “Ibu […]
April 10, 2018

Puluhan Penambang Liar Terjaring Operasi Yustisi

   Semarapura (Manggala)-Tim Yustisi Pemerintah kabupaten Klungkung melakukan sidak administrasi kependudukan kepada para penduduk pendatang (duktang ), Selasa (10/4/). Sidak yang dipimpin Kepala Satuan Polisi Pamong Praja dan […]
April 2, 2018

Ekonomi Bali Tahun 2018 Diprediksi Membaik

Denpasar (Manggala)-Perekonomian Bali pada tahun 2018 diperkirakan mengalami pertumbuhan sebesar 6 sampai 6,4 persen setelah sebelumnya mengalami perlambatan di tahun 2017. Hal ini disampaikan Kepala Biro […]