custom writing help
Manggala Bali, Author at Manggala Online - Page 185 of 298Manggala Online | Page 185

Manggala Bali

‘Ternyata tak sulit menemukan kesamaan persepsi dengan seorang Miranti Andreadi-CEO Dyandra Convex (Professional Conference Organizer). Orangnya suka mendengar sekaligus merespon positif semua hal yang tujuannya membangun citra perusahaan di mata klien,” begitu pendapat dari Gracia Wuwungan, GM Dyandra.

Pendapat Gracia tampaknya cukup mewakili asumsi seluruh karyawan Dyandra Convex terhadap profil pribadi Miranti, ibu dua anak yang tetap bugar di usia setengah abad ini.Miranti lahir di Bandung, 21 April 1968 https://farmaciamaschile.it/. Dia tergolong tipe wanita yang menyukai tantangan. Dirinya sadar, mengelola sebuah bisnis organizer sama halnya ‘menjual citra’.

Citra yang baik, layanan yang profesional dan sanggup memberi nilai tambah (added value) untuk kliennya, menjadi landasan kuat baginya dalam berkompetisi khususnya di bisnis Professional Conference Organizer (PCO).“Mengembangkan sebuah bisnis PCO tidak melulu mengandalkan kepintaran tetapi juga semangat, gairah (passion) dan tentunya hobi. Tidak ada hobi atau tidak ada gairah menekuni bisnis ini maka kita akan ditinggalkan,” katanya pasti.

Memiliki pendidikan sarjana, bagi Miranti tak cukup. Pengalaman dalam mengelola banyak perhelatan konferensi tingkat nasional bahkan internasional, jelas membutuhkan lebih dari itu.

“Yang kami layani adalah multi klien dengan multi keinginan. Kita harus bisa mengelola keinginan mereka dan membuatnya puas. Sukses kita di tangan klien,” ungkapnya.Di tahun 2016 lalu, Dyandra Convex telah menghelat dua konferensi tingkat dunia di Bali dengan melibatkan ribuan peserta yakni World Culture Forum serta General Assembly Interpol ke-85. Itupun belum termasuk even besar nasional lainnya. Yang baru berlalu adalah konferensi internasional ‘The 71st IIW Annual Assembly & International Conference 2018 (IIW Forum 2018)’ di Bali juga.Miranti mengakui jika profesinya itu menyita banyak waktu, termasuk minimnya waktu untuk keluarga.

“Hampir 90 persen waktu saya adalah bekerja. Saya bersyukur karena dukungan keluarga luar biasa. Di perusahaan PCO, kita dituntut harus siap bekerja dalam tekanan (under pressure). Butuh stamina yang bagus, kerjasama tim yang solid dan selalu mampu mengadopsi keinginan klien. Disitulah citra Dyandra Convex yang berdiri sejak 2012 ini dipertaruhkan,” tutup Miranti Andreadi.  (ari)

July 24, 2018

Miranti Andreadi: ‘Antara Hobi dan Passion’

‘Ternyata tak sulit menemukan kesamaan persepsi dengan seorang Miranti Andreadi-CEO Dyandra Convex (Professional Conference Organizer). Orangnya suka mendengar sekaligus merespon positif semua hal yang tujuannya membangun […]
July 20, 2018

Tarik Penonton dengan Tabuh Liar Samas

Buka dengan Tabuh Liar Samas, Sanggar Seni Gita Mahardika Banjar Babakan Sukawati, Gianyar tarik penonton padati kalangan Ayodya Taman Budaya Art Center Denpasar, Rabu (18/7). Tabuh […]
July 20, 2018

Forum Sunda Kecil Pacu Pertumbuhan Ekonomi 

Denpasar (Manggala)-Terbentuknya Forum Sunda Kecil yang terdiri dari Provinsi Bali, Provinsi Nusa Tenggara Barat dan Provinsi Nusa Tenggara Timur diharapkan akan dapat memacu pertumbuhan ekonomi di […]
July 20, 2018

Wabup Kasta Tinjau Korban Abrasi

Semarapura (Manggala)-Terkait cuaca buruk yang terjadi di Provinsi Bali, salah seorang warga di Kabupaten Klungkung terkena imbasnya, Rumahnya yang berada di sekitar wilayah pantai Karangdadi terkena abrasi. […]