custom writing help
Manggala Bali, Author at Manggala Online - Page 18 of 313Manggala Online | Page 18

Manggala Bali

Gianyar(Manggalaonline)-Tepat dua tahun (20-September 2018), Bupati dan Wakil Bupati Gianyar I Made Mahayastra, S.T.Par dan AA Gde Mayun, S.H., dilantik Menteri Dalam Negeri melalui Gubernur Bali. Minggu(20/9), Bupati Mahayastra dan Wakil Bupati AA Gde Mayun  memperingati dengan melaksanakan Refleksi Dua Tahun Kepemimpinan, di halaman terbuka belakang Kantor Bupati Gianyar.

Kegiatan itu dihadiri Ketua DPRD Gianyar I Wayan Tagel Winarta, Wakil Ketua DPRD Gianyar IGN Anom Masta dan sejumlah Anggota, Forkominda, Kepala OPD, Ketua Tim Penggerak PKK, Ketua WHDI  dan sejumlah akademisi dan tokoh masyarakat.

Pada kesempatan itu juga dilaksanakan penyerahan bantuan bencana  kepada sejumlah masyarakat penerima, penyerahan penghargaan kepada 7 manajemen hotel yang membantu karantina saat Covid-19 mulai merebak dan melounching aplikasi layanan di RS Payangan.

Penyampaian capaian dua tahun kepemimpinan Bupati-Wabup ini sesuai dengan amanat UU nomor 23 tahun 2014 tentang Pemerintah Daerah. UU tersebut mengamatkan kepala daerah wajib menyampaikan laporan penyelenggaraan pemerintahan daerah kepada pemerintah pusat melalui gubnernur. Juga memberikan keterangan pertanggungjawaban kepada DPRD dan menyampaikan laporan penyelenggaraan pemerintahan daerah kepada masyarakat.

Made Mahayastra pada kesempatan tersebut memaparkan capaian dua tahun kepemimpinannya.

Diawali dengan penyampaian visi yang diambil dalam mewujudkan janji politik, yakni Terwujudnya Masyarakat Gianyar Yang Bahagia, Sejahtera, Aman dan Damai, Mandiri, Berintegritas Berlandaskan Tri Hita Karana Melalui Pola Pembangunan Nasional Semesta Berencana.

Dalam mewujudkan visi tersebut, pasangan Made Mahayastra dan Agung Mayun menetapkan enam misi yang tertuang dalam RPJMD Kabupaten Gianyar tahun 2018-2020.

Berdasarkan visi itu katanya bupati dan wakil bupati  bergerak melaksanakan pembangunan untuk kesejahteraan masyarakat Gianyar.Untuk mendukung pambangunan, pihaknya terus mengenjot pendapatan daerah, yng semakin tinggi dengan mengoptimalkan potensi pendapatan yang ada dan efisiensi belanja daerah. Hal ini berbuah pendapatan asli daerah(PAD) yang awalnya 2018 hanya Rp 600 milyar, 2019 ditarget Rp 1 triliun, dan 2020 Rp 1 triliun lebih. Namun karena wabah Covid-19, pendapatan itu tak mungkin tak tercapai 2020. Dan pada APBD Perubahan diturunkan menjadi Rp 700 milyar. “Mungkin belum saatnya Gianyar ini mencapai kemajuan. Begitu bergerak membaik, ada bencana wabah Covid-19, yang menyebabkan semua daerah tertekan,” katanya.

Di bidang pendidikan, selama dua tahu berjalan telah melakukan pembangunan yang sangat berarti bagi kemajuan pendidikan di Gianyar. Pembangunan 2 SMP negeri dan SD di daerah padat penduduk. Ini untuk mengatasi kekurangan  ruang belajar, yang terjadi setiap tahun. Di samping itu, yang tak kalah menjadi apresiasi masyarakat adalah memberikan angkutan siswa gratis bagi siswa. Ini untuk menekan siswa sekolah memmbawa sepeda motor sendiri, dan tidak merepotkan orang tua siswa untuk antar-jemput anaknya. “Kalau tidak Covid, semua desa kami siapkan angkutan siswa gratis. Program angkutan siswa gratis ini paling tinggi diapresiasi masyarakat,” ujarnya.

Di bidang kesehatan, kata Mahayastra, selama dua tahun kepemimpinannya pihaknya telah melakukan perbaikan sarana kesehatan dengan anggaran yang cukup besar. Peningkatan RS Sanjiwani, pembangunan Rumah Sakit tipe B di Payangan. Di samping itu, memberikan layanan pengobatan gratis bagi seluruh masyarakat Gianyar yang tidak memiliki jaminan kesehatan.

Di bidang pertanian Pemkab Gianyar telah membuat regulasi  menjaga lahan pertanian dengan Penetapan  Perda Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan(LP2B). Pertama akan disasar Perda ini adalah lahan pemerintah di masyarakat,  laba pura dan subak subak. Melalui Perda LP2B ini, petani akan mendapatkan subsidi. “Kita akan memberi uang petani setiap tahun, sepanjang lahan mereka tetap menjadi lahann pertanian,” jelasnya.

Dalam dua tahun ini Kabupaten Gianyar telah menyatakan diri Berdaulat Pangan, ini berdasarkan data bahwa Kabupaten Gianyar mampu surplus 40.000 Ton beras dalam setahun dan mampu 2,6 kali atau 3 kali dalam setahun untuk bercocok tanam dengan luas tanam di atas 80%. Selain itu, juga telah dicanangkan PUSPA AMAN (Pusat Pangan Alami, Mandiri, Asri dan Nyaman) yang memiliki prinsip Integrasi Kawasan Rumah Pangan Lestari (KRPL) yang didukung pemangku kepentingan lintas sektor untuk mewujudkan kedaulatan pangan dan berdampak pada pertumbuhan ekonomi masyarakat pedesaan.

Mahayastra pun berjanji ke depan akan memperhatikan pertanian lahan kering(perkebunan). Gianyar utara adalah sebagai produksi jeruk. Pihaknya sedang mengkaji untuk membantu petani jeruk dengan membangun pengolahan buah jeruk menjadi jus. “Sektor pertanian harus menjadi perhatian. Karena pariwisata di Gianyar didukung alam terbuka pertanian. Karenanya, pertanian menjadi perhatian serius,” ungkapnya.

Di bidang infrastruktur, Pemkab Gianyar sedang giat-giatnya membangun infrastruktur. Ini untuk menjadikan Kota Gianyar yang semakin indah dan memberi kenyamanan masyarakat.

Adapun pembangunan yang dilakukan pembangunan pasar Gianyar, pembangunan Pasar Seni Sukawati. Peningkatan Stadion Dipta untuk persiapan piala dunia U20. Penataan lapangan Astina. Dan mempercantik taman kota.

Selama dua tahun kepemimpinan Mahayastra-Agung Mayun, prestasi tingkat pusat juga banyak yang dicapai. Hal ini ditandai dengan diterimanya 40 penghargaan dari pusat. Ini bukan hal yang mudah. Ini perlu inovasi yang dilakukan masing-masing OPD. “Ayo OPD yang belum mendapat penghargaan, lakukan inovasi.  Kalau program bagus anggaran mengikuti,” tantang Mahayastra kepala seluruh  OPD.(wir).

September 20, 2020

Refleksi Dua Tahun Kepemimpinan Bupati dan Wakil Bupati Gianyar I Made Mahayastra, S.T.Par., M.A.P. dan AA Gde Mayun, S.H.

Gianyar(Manggalaonline)-Tepat dua tahun (20-September 2018), Bupati dan Wakil Bupati Gianyar I Made Mahayastra, S.T.Par dan AA Gde Mayun, S.H., dilantik Menteri Dalam Negeri melalui Gubernur Bali. […]
September 20, 2020

Anggota Dewan Sponsori Plastic Exchange dengan Beras di Perean

Gianyar(Manggalaonline)-Untuk menanggulangi sampah plastik dan menggugah kesadaran masyarakat terhadap kelestarian lingkungan, Pemuda Banjar Perean, Desa Pupuan, Tegallalang, Gianyar melaksanakan kegiatan penukaran sampah plastik(plastic exchange)  dengan beras, […]
September 14, 2020

Rai Mantra dan Jaya Negara Ucapkan Selamat Hari Suci Galungan dan Kuningan

Denpasar(Manggalaonline)-Hari Suci Galungan yang dimaknai sebagai kemenangan Dharma (kebaikan) melawan Adharma (keburukan), jatuh setiap Budha Kliwon Wuku Dunggulan. Tahun ini hari Suci Galungan jatuh pada  tanggal […]
September 14, 2020

Polres Gianyar Gelar Operasi Yustisi Penegakan Hukum Protokol Kesehatan Covid-19

Gianyar(Manggalaonline)- Polres Gianyarmengelar Operasi Yustisi  Penegakan Disiplin Protokol Kesehatan Covid-19, untuk mengantisipasi penyebaran Covid 19. Tim gabungan terdiri TNI – Polri (Polres Gianyar) dan Satpol PP […]