custom writing help
Manggala Bali, Author at Manggala Online - Page 10 of 288Manggala Online | Page 10

Manggala Bali

Gianyar(Manggalaonline)-Lahan sawah di Gianyar terus menyusut, akibat alih fungsi. Per Desember 2019, luas lahan sawah tinggal 11.474 ha, menurut perhitungan Badan Pusat Statistik(BPS). Sedangkan menurut perhitungan Badan Pertanahan Nasional (BPN) berdasarkan pemantauan satelit(Agraria Tata Ruang(ATR) luasnya 11.575. Ada beda luas 1.899, disebabkan karena satelit mampu memantau sawah-sawah yang terpencar, yang tidak ada dalam hamparan. 

Selama lima tahun terakhir, terjadi penurunan luas sawah 2.946 ha. Tahun 2015 14.420 ha, tahun 2016 14.376 ha, tahun 2017 14.320 ha, tahun 2018 13.690 ha,  dan 2019 tinggal 11.474 ha. Walau terjadi penurunan luas lahan sawah, Gianyar masih bisa surplus beras.

Hal itu diungkapkan Kabid Tanaman Pangan dan Hortikultura, Dinas Pertanian Gianyar I Wayan Suarta, di ruang kerjanya beberapa waktu lalu.

Lebih lanjut Suarata mengatakan, tahun 2019 produksi padi Gianyar mencapai 156.744,9 ton GKP. Surplus sebesar 37.596,23 ton, dengan perhitungan konsumsi 512.200 jumlah penduduk Gianyar.

Untuk mempertahankan surplus, ditengah lahan sawah yang terus menyusut Distan Gianyar melakukan beberapa strategi. Yakni, meningkatkan Indek Penanaman(IP). Di mana, untuk darah bawah yang menganut system tanam tulak sumur, IP bisa 2,5 per tahun. Sedangkan untuk daerah atas, yang menganut masa tanam kerta masa IP hanya 2 kali setahun.

Mengoptimalkan teknologi budidaya. Melakukan penanaman padi dengan system jajar legowo, melakukan pemberantasan hama dan gulma secara baik, melakukan pemupukkan sesuai rekomendasi.

Pemilihan benih unggul, yang telah terbukti mampu berproduksi maksimal. Untuk sekarang, benih yang dianjurkan adalah padi hibrida sterling, yang bisa berproduksi 11 ton per ha. “Yang terbaru benih padi hibrida mapan PO-5, dengan produksi bisa mencapai 13 ton per ha,” ujarnya.

Untuk tanaman pangan, pihaknya juga melaksanakan program penanaman jagung dan kedelae. Untuk Gianyar, penanaman jagung per Juni 2020 mencapai 91 ha. Yakni di Kecamatan Blahbatuh seluas 53 ha, dan Sukawati 38 ha. Sedangkan kedelai, ada seluas 41 ha. Yakni di Kecamatan Gianyar 11 ha, Sukawati 17 ha, Blahbatuh 1 ha, dan Tampaksiring 12 ha. “Penanaman pajale ( padi, jagung dan kedelai) merupakan program ketahanan pangan pusat. Ini program pokok kami, di Bidang Tanamana Pangan,” katanya.

Sementara itu, Kadis Pertanian Gianyar I Made Raka mengatakan, menyusutnya lahan sawah di Gianyar disebabkan kemajuaan sektor pariwisata. Banyak sawah beralih fungsi untuk pembangunan sarana pariwisata. Di samping itu, juga beralih fungsi untuk pemukiman. Hal ini memang sulit dibendung. “Itu pilihan masyarakat,” ujarnya.

Pihaknya menyambut baik, karena sekarang Gianyar telah memiliki Perda tentang Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan(LP2B). Perda ini diharapkan mampu mengerem laju alih fungsi lahan sawah. “Lahan sawah yang berkelanjutan sangat penting untuk menjamin ketahanan pangan masyarakat,”ungkapnya. (wir).

July 22, 2020

Lima Tahun Sawah di Gianyar Menyusut 2.846 Ha Kejar Surplus, Distan Optimalkan Teknologi Budidaya

Gianyar(Manggalaonline)-Lahan sawah di Gianyar terus menyusut, akibat alih fungsi. Per Desember 2019, luas lahan sawah tinggal 11.474 ha, menurut perhitungan Badan Pusat Statistik(BPS). Sedangkan menurut perhitungan […]
July 22, 2020

Pemkot Denpasar Bersama BPD Bali dan Pertamina Serahkan Bibit Sayuran.

Denpasar (Manggalaonline) – Pemkot Denpasar selalu mendukung semua pihak yang menciptakan inovasi dalam pembangunan kota. Kali ini, komunitas Smansa Urban Farming (Surfing) yang dibentuk alumni Smansa […]
July 22, 2020

Ketua TP.PKK Kab. Gianyar Ajak Anggota Bantu Petani

Gianyar(Manggalaonline)-Mengkonsumsi makanan dengan bahan organik memang banyak diminati sebagian kalangan masyarakat. Selain sehat bahan makanan tersebut tidak mengandung pestisida. Bahan makanan organik, memang harganya lebih mahal […]
July 22, 2020

Mahasiswa TI Unud Bagikan Sembako

Gianyar(Manggalaonline)-Himpunan Mahasiswa Teknologi Informasi Fakultas Teknik Universitas Udayana memberikan bantuan sembako kepada 100 lansia usia rentan di balai Banjar Teruna, Desa Siangan, Rabu (15/7). Pemberian sembako yang […]