custom writing help
Suwirta Support Pembangunan Jalan Subak Gombeng dan Tinjau Pamsimas Desa Nyalian - Manggala OnlineManggala Online

Suwirta Support Pembangunan Jalan Subak Gombeng dan Tinjau Pamsimas Desa Nyalian

Dinas Pariwisata Badung Ikuti Sosialisasi Dana Hibah Pariwisata 2020
October 14, 2020
Fraksi DPRD Gianyar Apresiai Kinerja Bupati Mahayastra dengan Pantun dan Sajak
October 14, 2020

Suwirta Support Pembangunan Jalan Subak Gombeng dan Tinjau Pamsimas Desa Nyalian

Semarapura(Manggalaonline)-Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta meninjau pembangunan jalan subak dan pembangunan Pengadaan Air Minum Berbasis Sanitasi Masyarakat(Pamsimas) di Desa Nyalian, Kecamatan Banjarangkan, Klungkung, Selasa(13/10). Suwirta mensuport penuh pembangunan jalan Subak Gombeng, karena akan member dampak signifikan bagi petani, selain menunjang pembangunan pariwisata. Sedangkan untuk pembangunan (Pamsimas) Suwirta mengharapkan program ini memastikan masyarakat mendapat air bersih lebih murah dari PDAM. Dan harus disiapkan teknik pengelolaan.

Untuk mempermudah akses menuju persawahan krama Subak Gombeng, Desa Nyalian, Kecamatan Banjarangkan, Klungkung, membangun jalan  secara swadaya. Pembangunan jalan ini mendapatkan support atau dukungan dari Bupati Klungkung, I Nyoman Suwirta dengan menyumbang 75 sak semen. Pengerjaan jalan Subak Gombeng ini ditinjau langsung Bupati Suwirta Selasa (13/10). Hadir dalam kunjungan itu Kepala Dinas PU Klungkung Anak Agung Lesmana, Camat Banjarangkan I Dewa Komang Aswin, Perbekel Desa Nyalian Cokorda Gede Agung Maha Putra serta Kelian Subak Gombeng Kelod  I Wayan Mustika.

Bupati Suwirta menelusuri pematang sawah berlumpur di luas areal subak  144 Hektare. Setelah meninjau lapangan,  Suwirta mengapresiasi penuh atas semangat krama subak yang sudah bergotong royong membangun akses jalan. Dan memuji masyarakat pemilik sawah yang merelakan sawahnya untuk akses jalan sehingga nantinya bisa dikembangkan menjadi Desa Wisata. “Jadi sawah ini tidak hanya menghasilkan padi maupun bunga, tetapi bisa dimanfaatkan untuk potensi pariwisata,” ujar Bupati Suwirta.

Bupati Suwirta juga menambahkan potensi ini agar segera dikonsep dulu siapa yang mengelola dan tentu harapan saya BumDes yang mengelola, sehingga nantinya Desa Wisata ini benar-benar dimiliki oleh Desa. Dalam pengembangan Desa Wisata ini konsepnya juga diharapkan berpariasi dan jangan menyamai konsep Desa Wisata yang lainnya. “Yang jelas saya support penuh kegiatan ini, mari jaga semangat gotong royong dengan tetap mengikuti Protokol Kesehatan (Prokes) seperti jaga jarak, memakai masker dan rajin mencuci tangan untuk menghindari penyebaran Covid-19,” harap Bupati Suwirta kepada krama subak.

Sementara itu, Kelian Subak Gombeng Kelod I Wayan Mustika mengatakan, tujuan dari proses pengerjaan akses jalan ini yakni untuk memperlancar perekonomian para petani di samping itu juga untuk menunjang sarana prasarana fasilitas Agrowisata yang masih dibangun oleh krama Subak Gombleng. Sistem pengerjaannya ini juga dikerjakan secara swadaya gotong-royong oleh krama Subak. Untuk pembiayaannya sudah diberikan support langsung oleh Bapak Bupati berupa 75 sak dan donator-donator dari masing-masing krama 1 sak semen ditambah 10 truck pasir. Jumlah anggota sebanyak 490 krama dengan luas keseluruhan Subak 144 Hektare. “Terimakasih Bapak Bupati atas support dan dukungannya yang penuh semangat untuk krama Subak Gombleng,” ujarnya.

Pada kesempatan itu, Bupati Suwirta  juga menyempatkan meninjau Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat(Pamsimas) di Desa Nyalian, Pamsimas mengerjakan proyek pengangkatan air dari sumber mata air di Dusun Tegalwangi, Desa Nyalian.

Dari hasil peninjauan, Suwirta berharap, proses pengerjaan dan pengelolaannya agar dijalankan dengan baik, sehingga masyarakat bisa menikmati air dengan harga yang lebih murah. Dalam hal pemeliharaan juga harus disiapkan teknis khusus. Selain itu, Bupati juga berharap kepada Perbekel jika Pamsimas ini sudah beroperasi masyarakat bisa memanfaatkan program ini dengan sebaik-baiknya. “Pastikan dulu berapa debit airnya setelah itu pengelolaannya agar dilakukan dengan baik,” harap Bupati Suwirta.

Menurut Perbekel Desa Nyalian Cokorda Gede Agung Maha air yang di angkat berkapasitas lima liter per detik. Air yang diangkat selanjutnya akan ditampung resertoar dengan daya tampung 27 ribu liter atau 27 kubik. Air ini nantinya akan dimanfaatkan kebutuhan masyarakat Dusun Tegalwangin. Namun tidak menutup kemungkinan jika seluruh masyarakat di dusun ini terlayani debit air masih mencukupi akan disalurkan ke wilayah lainnya di Desa Nyalian. “Ini untuk memenuhi kebutuhan di Dusun Tegalwangi dulu, kalau misalnya disini juga sudah penuh dan debit air masih stabil kita akan oper ke utara (wilayah Desa Nyalian),” sebutnya. (puspa/hum).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *