custom writing help
I Nyoman Kandel Panen Demplot Padi Organik Mandiri - Manggala OnlineManggala Online

I Nyoman Kandel Panen Demplot Padi Organik Mandiri

Direkur Poltrada Bali Serahkan Bantuan Kelengkapan Prokes Kepada Sopir Terimal Ubung.
October 3, 2020
Bupati Suwirta Bedah Kelurahan
October 7, 2020

I Nyoman Kandel Panen Demplot Padi Organik Mandiri

Gianyar(Manggalaonline)-Anggota DPRD Fraksi PDIP, Dapil Payangan-Tegallalang I Nyoman Kandel melakukan panen padi organik di  Demplot Padi Organik Mandiri, di Subak Susut, Desa Buahan, Payangan, Gianyar, Sabtu(3/10).

Kegiatan itu dihadiri PPL,  Pekaseh, Perbekel Buahan, Perbekel Buahan Kaja,  Perbekel Bresela, sejumlah praktisi pertanian, dan Pengurus PAC PDIP Kecamatan Payangan.

I Nyoan Kandel mengungkapkan, mendukung dilaksanakan demplot pertanian organik oleh anggota  subak yang bekerja sama dengan supplier pupuk organik terlebih dilaksanakan secara mandiri atau swadaya.

Katanya, hal ini menunjukkan komitmen anggota subak untuk selalu berupaya meningkatkan produksi baik secara kuantitas maupun kualitas. Pihaknya mengapresiasi Demplot Padi Organik Mandiri dilakukan anggota subak ini, terlebih hasilnya nyata mampu meningkatkan produksi dari sebelumnya hanya 6 ton per ha, menjadi 8,5 ton per ha. “ Ini patut dijadikan contoh oleh petani lainnya,” ujarnya.

Sebagai anggota DPRD, pihakya siap memperjuangkan untuk pelaksanaan Demplot padi organik yang lebih banyak lagi ke depannya. Untuk itu, pihaknya berkoordinasi dengan Dinas Pertanian agar di tahun mendatang bisa diprogramkan Demplot padi organik lebih banyak lagi di tiap subak. Di sisi lain, pihaknya akan mendorong pembuatan regulasi pertanian organik, sehingga untuk membantu pertanian organik bisa lebih mudah dan tak menyalahi aturan.

Diungkapkan, pihaknya menaruh perhatian yang cukup tinggi terhadap pertanian terutama pertanian organik. Karena melalui pertanian organik, selain mampu memproduksi padi yang sehat untuk dikonsumsi, juga mampu memperbaiki unsur hara tanah. “Melalui pertanian organik ekosistem pertanian akan terjaga,” katanya.

Sebagai anggota dewan berasal dari petani, pihaknya memberi perhatian serius kepada sektor pertanian. Karena, kemajuan sektor petanian  akan mampu mendorong semangat petani. “Petani sangat berjasa dalam memenuhi kecukupan pangan masyarakat,” ujarnya.

Terlebih di masa pandemi Covid-19 sekarang ini. Semua sektor usaha kolap. Hanya pertanian yang masih bertahan. Karena itu, jangan malu sebagai petani. “Saya salut banyak generasi muda yang sebelumnya bekerja di sektor pariwisata mau terjun sebagai petani,” cetusnya.

Pekaseh Subak Susut, I Wayan Sabar mengatakan, sesungguhnya semangat petani masih tetap tinggi. Karena, satu-satu penghasilan adalah dengan bercocok tanam. Hanya saja, petani membutuhkan perhatian lebih dari pemerintah. Baik dari sisi sarana produksi, pemasaran hasil dan perlindungan kepada petani itu sendiri.

Diungkapkan, sejak pandemi Covid-19, banyak generasi muda yang terjun sebagai petani. Pdahal, pekerjaan sebagai petani lama sudah ditinggalkan generasi muda karena bekerja di sektor pariwisata. “Sekarang ini di Subak Susut banyak generasi muda mau berlumpur hidup sebagai petani,” ungkapnya.

Selain itu, Sabar berterima kasih kepada pemerintah yang telah memberikan bantuan hand sprayer dan dores yang diserahkan langsung Anggota Komisi IV DPR RI I Made Urip beberapa waktu lalu, yang sangat bermanfaat bagi petani.

Anggota Subak Susut Pekak Lelut, menceritakan, sebelum aplikasi pertanian ramah lingkungan lahannya gersang. Produksi padi tidak maksimal. Paling tinggi produksi hanya 6 ton per ha. Setelah aplikasi pertanian organik dengan bertahap mengurangi pupuk kimia, dan menambah pupuk organik produksi semakin meningkat. Pada panen ke tiga, produksi sudah 8 ton per ha. Dan pada panen ke empat ini minimal mencapai 8,5 ton per ha.

I Made Juliawan, dari supplier pupuk GDM mengatakan, sangat menguntungkan bertani dengan aplikasi pupuk GDM. Pupuk GDM merupakan pupuk organik cair yang bisa diaplikasikan pada berbagai jenis tanaman. Terasuk padi. Aplikasi pada padi mampu meningkatkan produksi sampai 30 persen. Karena, pupuk GDM mampu meningkatkan jumlah rumpun padi karena rangsangan jumlah anakan, jumlah bulir per malai lebih banyak, dan pengisian buah maksimal. Karenanya, padi kelihatan sehat, dan produksi meningkat baik kuantitas maupun kualitas.

Pada kegiatan panen tersebut juga dilakukan demo pengunaan alat panen tradisional dengan kranjang dan demo pengunaan alat panen dengan dores.(wir).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *