custom writing help
September 2020 - Manggala OnlineManggala Online

Semarapura (Manggala)-Pemerintah Kabupaten Klungkung menerima bantuan Kalium Iodat (KIO3) dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Denpasar. Bantuan tersebut diterima langsung Bupati Klungkung, I Nyoman Suwirta dan diserahkan kembali kepada perwakilan pelaku usaha garam tradisional di Ruang Rapat, Kantor Bupati Klungkung, Selasa, (29/9/2020).

Dua pelaku usaha UMKM garam tradisional di Kabupaten Klungkung yang menerima bantuan KIO3 yakni, Koperasi LEEP Mina Segara Dana dan CV. Natural Bali Kul-Kul. Turut hadir dalam acara Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Kabupaten Klungkung, I Wayan Durma, Kepala Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja Klungkung, I Gede Kusumajaya, Kepala Dinas Koperasi UMKM dan Perdagangan Kabupaten Klungkung, Wayan Ardiasa, Kadis Kesehatan dr. Made Adi Swapadni, Kadis PUPR Klungkung, Anak Agung Gede Lesmana dan undangan lainnya.

Bupati Klungkung, I Nyoman Suwirta menyampaikan terimakasih atas bantuan yang diberikan, pihaknya berharap bantuan yang diberikan ini bisa membantu dan menjaga kualitas serta kuantitas produksi dari garam beryodium yang ada di Kabupanten Klungkung. Pihaknya semakin gencar mempromosikan garam beryodium dengan lebel Uyah Kusamba yang sudah dilengkapi dengan indikasi geografis, ijin edar hingga label SNI. “Semoga bantuan kalium iodat dari BPOM ini bisa menjaga kualitas garam beryodium yang diproduksi” ujar Bupati Suwirta

Sementara itu, Kepala Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (POM) di Denpasar, Ni Gusti Ayu Nengah Suamingsih mengatakan, Kegiatan ini sebagai salah satu upaya untuk mendukung dan memberdayakan pelaku usaha UMKM garam tradisional Di Kabupaten Klungkung. Para pelaku usaha ini mendapatkan bantuan KIO3 sebanyak 2 Kg per pelaku usaha. “Fortifikasi yodium penting bagi para petani garam karena zat ini harus ada pada garam beryodium,” Ujar Suamingsih

Lebih lanjut pihaknya menjelaskan pelaku usaha bertanggung jawab atas penggunaan barang tersebut untuk digunakan dalam proses produksi dengan ketentuan perundang-undangan tentang garam konsumsi beryodium. “Barang tidak akan diperjualbelikan atau dipindahtangankan ke pihak manapun. Perusahaan berkomitmen akan selalu melakukan monitoring penambahan fortifikan dalam proses produksinya sehingga produk yang dihasilkan memenuhi syarat kadar K103,” imbuhnya. (yande)

September 29, 2020

Klungkung Terima Bantuan KIO3 dari Badan POM Denpasar

Semarapura (Manggala)-Pemerintah Kabupaten Klungkung menerima bantuan Kalium Iodat (KIO3) dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Denpasar. Bantuan tersebut diterima langsung Bupati Klungkung, I Nyoman Suwirta […]
September 29, 2020

Distan Gianyar dan BNI 46 Bagi 24 Ribu Kartu Tani

Gianyar(Manggalaonline)-Dinas Pertanian Kabupaten Gianyar bekerja sama dengan Bank Nasional Indonesia(BNI) 46 membagikan 24 ribu Kartu Tani, kepada petani se Kabupaten Gianyar. Pembagian Kartu Tani diawali di […]
September 29, 2020

Bupati I Nyoman Suwirta Serahkan Bantuan Beras bagi KPM PKH

Semarapura (Manggalaonline)-Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta didampingi Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan I Gusti Agung Gede Mahajaya menyerahkan bantuan beras di Kabupaten Klungkung, Senin […]
September 29, 2020

Bupati Suwirta sebagai Motivator di Universitas Mahadewa Indonesia.

Semarapura(Manggalaonline)-Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta dalam keberhasilannya memimpin Kabupaten Klungkung diundang untuk menjadi motivator pada kegiatan Ospek mahasiswa Baru yang dilakukan melalui aplikasi video conference bertempat […]