custom writing help
Dapur Umum SOS Salurkan Nasi Bungkus - Manggala OnlineManggala Online

Dapur Umum SOS Salurkan Nasi Bungkus

Wabup Kasta Serahkan Bantuan Kepada Balita Penderita Jantung Bocor
July 29, 2020
Sekda Gianyar Tinjau Kesiapan Protokol Kesehatan Upacara Maligia Puri Ageng Blahbatuh
July 29, 2020

Dapur Umum SOS Salurkan Nasi Bungkus

Denpasar(Manggalaonline)-Pandemi Covid-19 memberikan dampak siginifikan di segala sektor kehidupan masyarakat. Wabah Covid-19  mengajarkan semangat gotong royong dan  solidaritas.

Sebagai upaya menciptakan ketahanan pangan berkelanjutan dan tepat sasaran, Pemkot Denpasar melalui Bagian Kerjasama Setda Kota Denpasar bersama Dinas Sosial Kota Denpasar membangun kemitraan dengan pengelola dapur umum “Bantu Sesama”.

“Dapur umum “Bantu Sesama” ini merupakan program kemiteraan yang murni menggunakan dana Corporate Social Responsibility (CSR) yang dikelola secara langsung oleh pengelola dapur umum “Bantu Sesama” yang bernama Dapur Umum SOS. Dapur umum ini benar-benar disinergikan dalam tajuk “Uluran Tangan untuk Kehidupan Membantu Sesama  Baik Warga yang Sehat, Warga yang Terisolasi maupun Warga yang Benar-benar Membutuhkan”,” ujar Kabag Kerjasama Setda Kota Denpasar, I Gusti Ayu Laxmy Saraswati di Ruangan Kerjanya, Selasa (28/7).

Lebih lanjut dikatakan, keberadaan dapur umum SOS merupakan pelayanan publik yang langsung dirasakan  masyarakat. Setiap harinya dapur umum ini berkeliling ke desa-desa ataupun kelurahan-kelurahan untuk membagikan nasi bungkus yang bernutrisi baik kepada warga yang sehat sekaligus sosialisiasi protokol kesehatan kepada warga tata cara hidup sehat, membagikan nasi bungkus untuk warga yang terisolasi mandiri akibat transmisi lokal.Semangat gotong royong dalam satu perasaan harus tetap berjalan secara kemitraan merupakan tanggung jawab sosial masing-masing pihak untuk mewujudkan kemitraan antara Pemerintah Kota Denpasar kepada seluruh pihak. Semangat gotong royong melalui Dapur Umum Bantu Sesama SOS sangat diharapkan berperan untuk lebih  menggugah untuk berkontribusi di dalam menyelematkan warga di bidang pangan tanpa melihat agama, suku, ras dan lainnya,” ujar Laxmy

Pihaknya menyadari keberadaan Dapur Umum SOS yang saat ini membuka Posko di Rumah Sanur merupakan pelayanan publik yang riil yang sangat dirasakan manfaatnya bagi warga Kota Denpasar. Tanpa disadari Dapur Umum ini juga memberikan andil yang cukup besar bagi kesehatan warga Kota Denpasar yang melakukan isolasi mandiri sembuh bertambah banyak. “Dapur Umum SOS ini telah bergerak melalui dana CSR sejak pandemi Covid-19 ini melanda Kota Denpasar April  sampai saat ini.Telah berjalan  4 bulan  terus menerus berkeliling ke desa desa dan kelurahan serta membuka rasa kepedulian pihak ketiga untuk berpartisipasi di dalam donasi di Dapur Umum SOS,” ungkapnya.

Founder Dapur Umum SOS, Mr Bo Holmgreen didampingi Penanggung Jawab, Mansur Pasaribu mengatakan, Dapur Umum ini  sesuatu yang mulia sebagai tugas sosial untuk lebih membuka jaringan kerjasama banyak pihak. Pembatasan kegiatan masyarakat diberlakukan dan wajib  dilaksanakan oleh seluruh pihak juga patut didukung dengan bantuan sosial di bidang pangan dengan menggunakan dana CSR, sebagai tanggung jawab sosial seluruh pihak, mengingat dana pemerintah tidak cukup untuk membiayai pandemi Covid-19.

Pihaknya menjelaskan, berbagai kegiatan telah dilaksanakan mulai dari penyebaran nasi bungkus kepada warga yang terdampak Covid-19 di seluruh desa/kelurahan, baik warga yang melakukan isolasi akibat transmisi lokal, warga yang sehat dan tetap mebutuhkan nutrisi yang sehat. Berbagai pihak juga turut andil dalam aksi sosial ini, mulai dari kepolisian, Ombudsman, aparat desa/kelurahan serta Satgas Covid. “Dalam situasi seperti ini  ketergugahan seluruh pihak di dalam penyediaan pangan untuk masyarakat sangat dibutuhkan dengan jangkauan yang lebih luas,” jelasnya

Holmgreen menjelaskan, tantangan tentu saja terjadi. Yakni, jumlah warga yang terkena Covid-19 sangat meningkat. Hal ini akibat kurang kesadaran masyarakat  dalam penerapan protokol kesehatan. Masyarakat masih menganggap ini hal yang biasa terjadi. Tidak disadari jumlah transmisi lokal yang meningkat tajam masih menghantui Kota Denpasar. Keberadaan Dapur Umum Bantu Sesama menjadi tantangan untuk tetap bertahan dalam situasi seperti ini.

Pihaknya menambahkan, Dapur Umum SOS ini juga melibatkan pihak Kepolisian di dalam penyediaan nasi bungkus serta Tim TAGANA Dinas Sosial Kota Denpasar berkolaborasi dan menggunakan protokol kesehatan di dalam penyajiannya termasuk pembagian di lapangan. 

“Semangat gotong royong terus diupayakan tanpa mengenal lelah untuk menggugah dalam satu perasaan Uluran Tangan Untuk Kehidupan dalam kemitraan memerlukan sinergritas sesama akan ketulusan dan keikhlasan,” jelasnya. (HumasDps).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *