custom writing help
Bupati Suwirta Kumpulkan Petani Garam - Manggala OnlineManggala Online

Bupati Suwirta Kumpulkan Petani Garam

Komisi I DPRD Gianyar Pastikan Kelancaran TMMD Berjalan Lancar
July 4, 2020
TMMD Laksanakan Penyuluhan Kesehatan
July 5, 2020

Bupati Suwirta Kumpulkan Petani Garam

Semarapura(Manggalaonline)-Komitmen Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta untuk mewujudkan garam tradisional Kusamba mampu bersaing di pasaran tidak pernah surut. Garam beryodium dengan label “Uyah Kusamba Gema Santi” yang diproduksi dan dipasarkan melalui Koperasi Lembaga Ekonomi Produktif Pesisir Mina Segara Dana. Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta melakukan Pertemuan dengan petani garam bertempat di Kantor perbekel Kusamba pada kamis (2/7).

Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Kabupaten Klungkung  I Wayan Durma menyatakan, tercatat sebanyak 17 petani garam mengikuti pertemuan tersebut. Pertemuan ini bertujuan untuk menyamakan persepsi dalam menentukan harga jual  garam beriodium, bermerek “Uyah Kusamba Gema Santi” yang akan dipasarkan ke pasar, toko, dan supermarket.

I Wayan Durma  melaporkan, seorang petani garam pada musim kemarau dapat menghasilkan 15 kilogram per hari, sedangkan pada musim hujan para petani garam belum tentu mendapatkan hasil produksi yang sama.

Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta mengatakan, tujuan launching “Uyah Kusamba Gema Santi” adalah bukan mengenai berapa jumlah garam yang dapat dijual koperasi, melainkan untuk petani garam yang harus bangkit dan dapat merasakan keuntungan dari apa yang sudah dikerjakan.

Bupati berharap ke depan bisa dikolaborasikan antara teknologi produksi garam dengan pariwisata. “Saya tidak ingin petani garam bekerja berat tetapi tidak mendapatkan hasil,” ujarnya.  

Lebih lanjut,  Suwirta menyampaikan pemerintah tidak hanya membantu pemasaran garam beryodium saja tetapi juga akan membantu dalam produksi garam beryodium juga. “Garam kusamba dapat menjadi tuan di rumah sendiri dan menjadi kebanggaan masyarakat Klungkung,” harapnya.

Diharapkan, generasi muda terdorong  terlibat dalam proses pembuatan sampai pemasaran garam, sehingga garam beryodium Kusamba bisa tetap ada di masa yang akan datang.

Terkait pemasaran, akan berdayakan koperasi dan Bumdes sebagai langkah awal pemasaran garam setelah melakukan launching.

Bupati Suwirta menugaskan instansi terkait untuk mempersiapkan packagingnya, agar setelah launching, garam beryodium dapat segera dipasarkan.

Ketua kelompok Tani Sarining Segara Pak Mangku Rena menyatakan menyambut baik niat yang dimiliki Bupati Suwirta dalam memberdayakan generasi muda, yang nantinya  dapat menjadi penerus produksi dan pemasaran garam beryodium Kusamba.

“Saya akan membantu menumbuhkan minat generasi muda dalam hal memproduksi dan memasarkan garam kusamba”, ujarnya.

Dalam Pertemuan tersebut, Pemerintah Kabupaten Sepakat dengan petani garam mengenai pembelian bahan baku garam dengan harga Rp. 10.000,00, per kilogram kemudian akan dijual dipasar dengan harga Rp. 5.000,00 per 250 gram.

Turut hadir dalam Pertemuan tersebut, Kepala Dinas Koperasi UMKM dan Perdagangan Kabupaten Klungkung, Wayan Ardiasa, Kepala Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja Klungkung, I Gede Kusumajaya, Manajer Koperasi Lembaga Ekonomi Produktif Pesisir Mina Segara Dana, I Gusti Nyoman Sadi Ari Putra. (Cok).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *