custom writing help
Pemkab Jembrana Beruntun Enam Kali Raih Predikat WTP - Manggala OnlineManggala Online

Pemkab Jembrana Beruntun Enam Kali Raih Predikat WTP

DLH Gianyar Gencarkan Penanaman Pohon di Sepanjang Pantai
July 1, 2020
Sekda Adi Arnawa Buka Webinar Nasional Hadirkan Narasumber MenPan RB
July 1, 2020

Pemkab Jembrana Beruntun Enam Kali Raih Predikat WTP

Jembrana (Manggalaonline)-Prestasi membanggakan ditorehkan Pemkab Jembrana setelah  kembali meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP)  atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah Tahun Anggaran 2019. 

Piagam WTP  tersebut diserahkan langsung Kepala Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Perwakilan Provinsi Bali Sri Haryoso Suliyanto, kepada Bupati Jembrana I Putu Artha serta  Ketua DPRD Jembrana Ni Made Sri Sutharmi.

Capaian ini merupakan raihan WTP keenam kalinya secara beruntun pada kepemimpinan Bupati I Putu Artha beserta wakilnya I Made Kembang Hartawan. “Ini WTP yang keenam untuk Jembrana . Pencapaian ini berkat ketaatan kita bersama terhadap administrasi, baik dari eksekutif maupun legislatif , sehingga bisa meraih predikat wtp ini 6 kali secara berturut-turut,”  kata Bupati Jembrana I Putu Artha  setelah menerima opini tersebut dari BPK RI Perwakilan Provinsi Bali di Kantor Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Perwakilan Bali, belum lama ini.

Bupati Artha menambahkan BPK RI Perwakilan Provinsi Bali telah melakukan audit terhadap Laporan Keuangan Pemerintah Daerah melalui pemeriksaan intern yang dilaksanakan pada tanggal 27 Januari 2020  sampai dengan  25    Februari    2020  . Sedangkan pemeriksaan    substantif   telah dilaksanakan   pada tanggal 13 April 2020 sampai dengan 18 Mei 2020. “Tentu kedepannya kita harapkan pencapaian ini terus berlanjut dan membangkitkan semangat kita untuk lebih tanggap, ” kata Artha.

Kendati kembali meraih WTP, Artha menyadari masih ada kelemahan  dalam penyusunan  Laporan Keuangan Pemerintah Daerah .

Diantaranya , dengan  masih adanya   temuan- temuan yang harus ditindaklanjuti dan diperbaiki.  ” Menindaklanjuti temuan- temuan itu,  kami telah menyusun Rencana Aksi (Action Plan) yang dalam implementasinya tetap meminta  bimbingan dan arahan dari Badan Pemeriksa Keuangan agar tindak lanjut hasil audit dapat terselesaikan tepat waktu,” ujarnya.

Apresiasi juga disampaikan Ketua DPRD Jembrana Ni Made Sri Sutharmi  atas  kerja keras seluruh jajaran sehingga Jembrana kembali meraih predikat  WTP kurun enam kali berturut-turut. Ia juga  mengucapkan terima kasih atas segala masukan, koreksi dan langkah-langkah perbaikan selama proses pemeriksaan itu .

Selanjutnya atas LHP BPK yang diterima,  DPRD Jembrana  akan melakukan langkah-langkah tindak lanjut sebagaimana fungsi DPRD dalam pengawasan. ” Kami berkomitmen untuk senantiasa melakukan pengawasan kepada Pemerintah Daerah terhadap pelaksanaan tindak lanjut hasil pemeriksaan BPK. Khususnya berkenaan dengan Rencana Aksi yang dibuat nantinya sehingga tindak lanjut hasil audit dapat terselesaikan tepat waktu,” kata Sri Sutharmi.

Politisi asal Desa Yehembang Kecamatan Mendoyo ini juga berharap sinergi yang sudah baik dengan Pemkab Jembrana terus ditingkatkan.  Selain itu , kepada BPK Perwakilan Provinsi Bali untuk terus melakukan bimbingan dan arahan kepada Pemerintah Kabupaten Jembrana sehingga apa yang direkomendasikan dapat benar-benar dilaksanakan dengan baik.

Disisi lain, Kepala  BPK Perwakilan Provinsi Bali , Sri Haryoso Suliyanto mengatakan  telah memeriksa  laporan Keuangan Pemerintah Daerah Kabupaten Jembrana Tahun

Anggaran 2019. Dapat disimpulkan , penyusunan Laporan Keuangan itu  telah

sesuai dengan SAP berbasis akrual, serta  diungkapkan secara memadai.

Selain itu juga tidak ditemukan  ketidakpatuhan yang berpengaruh langsung dan material. “Laporan juga telah memenuhi  unsur-unsur SPI yang meliputi lingkungan pengendalian, penilaian risiko, kegiatan pengendalian, informasi dan komunikasi serta pemantauan. Untuk itu, BPK memberikan opini “Wajar Tanpa Pengecualian” atas Laporan Keuangan Pemerintah Kabupaten Jembrana Tahun Anggaran 2019,” katanya.

Dengan diserahkannya , opini WTP  yang keenam kalinya itu, sambung Suliyanto  menunjukkan komitmen Pemkab Jembrana beserta jajaran perangkat daerahnya terhadap kualitas laporan keuangan yang dihasilkan. “Capaian ini tidak terlepas

dari sinergi yang efektif terhadap seluruh pemangku kepentingan serta dukungan dari DPRD dalam pelaksanaan fungsi pengawasannya,” terangnya.

Selanjutnya ,sesuai  amanat UU , Pemerintah Kabupaten Jembrana wajib menindaklanjuti sesuai dengan rekomendasi yang diberikan oleh BPK. Selambat-lambatnya 60 hari setelah Laporan Hasil Pemeriksaan diterima. Sebagai catatan  , Pemkab Jembrana  sebelumnya juga  memperoleh opini tertinggi Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) atas audit LKPD oleh BPK pada tahun 2015, 2016, 2017 , 2018 dan 2019.

Awalnya pada tahun 2010 Jembrana bahkan sempat diganjar predikat disclaimer ( terendah) dari BPK . Lewat perbaikan menyeluruh, akhirnya predikat itu bisa ditingkatkan menjadi  Wajar Dengan Pengecualian ( WDP) . Dua tahun tertahan dengan predikat WDP , hasilnya bisa diperbaiki hingga sekarang  meraih opini tertinggi (WTP) selama enam kali berturut turut.(pab)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *