custom writing help
Rai Mantra : Generasi Muda Wajib Peka, Adaptif dan Produktif di Masa Pandemi - Manggala OnlineManggala Online

Rai Mantra : Generasi Muda Wajib Peka, Adaptif dan Produktif di Masa Pandemi

Crisis Centre MUI Prov. Bali Selenggarakan Donor Darah
June 9, 2020
Wabup. Suiasa Gencarkan Sosialisasi Program Penanganan Covid-19
June 9, 2020

Rai Mantra : Generasi Muda Wajib Peka, Adaptif dan Produktif di Masa Pandemi

Denpasar (Manggalaonline)- Setelah melalui berbagai tahapan yang panjang, pemenang Denpasar Inovation Day (DID) Tahun 2020 resmi diumumkan. Sebanyak, 13 juara ditetapkan dari empat kategori. Pengumuman pemenang dihadiri Walikota Denpasar, IB Rai Dharmawijaya Mantra serta Sekda Kota Denpasar, AAN Rai Iswara secara virtual meeting di Graha Sewaka Dharma, Kota Denpasar, Senin (8/6).

Hadir dalam kesempatan tersebut secara virtual, Kepala Perwakilan BI Provinsi Bali, Trisno Nugroho, Dirut BPD Bali, Nyoman Sudharma dan Tim Juri.

Dalam sambutanya, Walikota Rai Mantra memberikan apresiasti atas pelaksanaan kegiatan Denpasar Inovation Day. Tentunya kegiatan ini  merupakan kegiatan yang menjadi solusi kreatif bagi generasi muda selama Pandemi Covid-19. Sehingga, selain produktif di masa pandemi, generasi muda milenial ini dapat menuangkan inspirasi atau ide kreatifnya dalam kegiatan ini. “Generasi muda milenial wajib peka, adaptif dan produktif ciptakan inovasi dukung pembangunan perkotaan,” jelasnya.

Lebih lanjut Rai Mantra menekankan agar kegiatan ini tidak berhenti, melainkan terus dilaksanakan. Sehingga berbagai inovasi dapat muncul, terlebih lagi pada masa pandemi ini. “Tentu kegiatan ini sangat baik untuk terus dilaksanakan, mengingat tuntutan masyarakat akan pelaksanaan program pemeritahan semakin kompleks, dan melalui kegiatan ini dapat lahir ide kreatif yang dapat diterapkan untuk mendukung pembangunan kota, terlebih lagi di masa pandemi Covid-19 ini, dan inovasi yang lahir tentu dapat menjadi referensi penerapan adaptasi kebiasaan normal baru,” harap Rai Mantra.

Sementara, Kapala Balitbang Kota Denpasar, Putu Naning Djayaningsih mengatakan bahwa dalam era digital seperti saat ini, perubahan pasti terjadi. Untungnya, generasi milenial sangat peka dan adaptif terhadap perubahan yang terjadi. Kenyataan ini memberikan banyak pilihan bagi mereka untuk mengembangkan karir, bakat, dan minat. Bukan hanya pada jenis pekerjaan, pola kerja mereka juga berubah seiring dengan perkembangan digitalisasi, , terlabih ditengah pandemi Covid-19 saat ini. “Walaupun ditengah masa pandemi, para pelaku industri maupun generasi muda memperluas wawasan dan mengasah keterampilan, sehingga nantinya dapat menciptakan terobosan atau pola bisnis yang mampu beradaptasi dengan situasi, terlebih saat ini kita berada pada masa pandemi Covid-19,” jelasnya

Lebih lanjut dijelaskan, Revolusi Industri 4.0 harus dihadapi, beragamnya etnis dan kebudayaan dapat mendorong kreatifitas dan inovasi generasi muda dalam membangun industri kreatif. Perkembangan teknologi harus dimanfaatkan, namun produksi konten dan produk lokal Indonesia tidak boleh ditinggalkan dan harus dioptimalisasi melalui platform media digital. Penerapan konten kreatif lokal dengan jeli di era digital dapat menjadi sumber inspirasi. “Di era Revolusi Industri 4.0 ini persaingan di bidang ide-ide kreatif dan penguasaan teknologi digital menjadi salah satu kunci sukses seorang pengusaha. Dengan mengelola kreatifitas yang luar biasa, generasi muda akan menjadi lebih produktif dan dinamis” ujarnya

Untuk diketahui, tahapan kegiatan yang sudah terlaksana sejak awal tahun 2020 lalu ini diikuti oleh 157 orang. Dari jumlah tersebut terdapat empat kategori yakni Pelajar SDGs sebanyak 33 orang, Umum SDGs sebanyak 51 orang, Umum IPTEKS Terapan sebanyak 39 oran dan Video Qris sebanyak 27 orang.

Adapun 13 orang pemenang yang ditetapkan yakni Kategori Pelajar SDGs berturut dari Juara I, II dan III yakni Ni Putu Ayu Mandala Shasa Alba Chiara (75,99), Ni Made Nami Krisnayanti (75,97), dan Ni Putu Diva Iswarani (75,47). Kategori Umum SDGs berturut dari Juara I, II dan III yakni Putu Nova Putra Wijaya (75,62), Ngakan Putu Anom Harjana (73,48) dan I Wayan Windrayana Raditya (71,89). 

Ketegori Umum IPTEKS Terapan berturut dari Juara I, II dan III yakni I Gusti Lanang Ngurah Agung Parmadi Danudiningrat (79,58), I Wayan Karta (76,70) dan Nyoman Fajar Ananda Cipta (75,17) dan Kategori Video Qris berturut dari Juara I, II dan III yakni Felix Lukman, Sera Ayu Supra Rendra Dewi, Anak Agung Ngurah Micko Hendrawan. Sedangkan Juara Favorit diraih I Dewa Gede Dirga Negara. (ags)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *