custom writing help
PPTI Denpasar Serahkan Sembako Penderita Tuberkolosis - Manggala OnlineManggala Online

PPTI Denpasar Serahkan Sembako Penderita Tuberkolosis

BPK Bali Apresiasi Pemkab Tabanan
March 17, 2020
Wabup Kembang Ajak Petani Muda dan Perempuan Tekuni Kakao
March 17, 2020

PPTI Denpasar Serahkan Sembako Penderita Tuberkolosis

Denpasar(Manggalaonline)-Pemberantasan Penyakit Tuberkulose Indonesia (PPTI) Cabang Kota Denpasar menyerahkan bantuan sembilan kebutuhan pokok atau sembako kepada warga penderita tuberkolosis yang kurang mampu.

Ketua PPTI Cabang Kota Denpasar dr. I Made Sudhana Satrigraha yang didampingi  Ketua Harian PPTI Cabang Denpasar, IGN Wibawa di sela-sela menyerahkan bantuan sembako kepada warga masyarakat di Denpasar, Selasa (17/3), mengatakan pemberian sembako tersebut merupakan salah satu upaya mendukung para penderita tuberkolosis cepat sembuh.

“Selain memberikan bantuan sembako, kami juga terus memberikan pendampingan pada penderita dengan menyosialisasikan minum obat pada yang tepat yakni PMO (pengawas penelan obat),” ujarnya.

Ia mengharapkan penderita tuberkolosis (TB) yang meminum obat dalam jangka waktu cukup panjang, yaitu enam bulan secara berkesinambungan, atau tidak boleh berhenti sebelum waktu yang ditentukan tersebut.

Hal tersebut agar tidak terjadi resistensi atau kuman menjadi kebal bila tidak mengikuti aturan meminum obat itu secara teratur.

“Saya harapkan semua penderita TB mengikuti aturan dalam meminum obat. Sedangkan untuk PMO benar-benar melakukan pengawasan terhadap penderita TB sehingga dapat mengikuti aturan dalam minum obat,” ujarnya.

Disamping itu, Made Sudhana berharap peran masyarakat untuk turut menyosialisasikan dalam pencegahan TBC.

Sementara itu,  Ketua Harian PPTI Cabang Denpasar, IGN Wibawa mengatakan penyakit TB disebabkan oleh kuman dan penyebarannya dari beberapa faktor di antaranya faktor kesehatan diri sendiri dalam kondisi lemah disamping juga lingkungan yang kurang sehat.

Untuk itu   IGN Wibawa berharap semua warga masyarakat memperhatikan lingkungan sekitar agar tetap bersih.

Terkait dengan jumlah penderita di Kota Denpasar, Ia mengaku tiap tahunnya mengalami peningkatan. Tahun 2018 jumlah temuan  sebanyak 1.384 kasus dan tahun 2019 penemuan kasus mencapai 1600. Peningkatan penemuan kasus ini menurut IGN Wibawa tidak terlepas dari semakin meningkatkan kesadaran masyarakat akan bahaya TBC.

Salah seorang penderita TB yang mendapatkan bantuan Nyoman Rata (60) asal Kecamatan Dentim mengaku Pemerintah Kota Denpasar melalui Dinas Kesehatan bersama PPTI Kota Denpasar telah memberikan perhatian serius terhadap penderita TBC. Salah satunya dengan rutin melakukan kunjungan rumah memberikan pendampingan minum obat bagi penderita. “Saya berharap bagi penderita mau memeriksakan diri untuk pencegahan lebih awal,” ujarnya. (Gst_Humas)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *