custom writing help
PUPR Gianyar Pastikan Awal Desember Proyek Irigasi Tuntas - Manggala OnlineManggala Online

PUPR Gianyar Pastikan Awal Desember Proyek Irigasi Tuntas

Grup Astra Bali Donasi 5 Kano dan 10 Jaket Pelampung
October 29, 2019
Ida Bhatara Pucak Mangu Melasti ke Pura Ulun Danu Beratan
November 5, 2019

PUPR Gianyar Pastikan Awal Desember Proyek Irigasi Tuntas

Gianyar(Manggalaonline)-Penyelesaian proyek irigasi tidak boleh telat. Karena menyangkut musim tanam padi yang menjadi kebutuhan pangan masyarakat. Karena itu, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang(PUPR)Kabupaten Gianyar melakukan berbagai strategi untuk mengenjot rekanan agar proyek selesai tepat waktu.

Kabid Sumber Daya Air, Dinas PUPR Kabupaten Gianyar I Wayan Tinda saat meninjau proyek penguatan trowongan di Subak Gede Buahan mengatakan, secara umum proyek irigasi di Kabupaten Gianyar sudah selesai 80-90 persen. 

Menurutnya, karena proyek irigasi hanya bisa mengerjakan di saluran induk saja, karenanya sebagian besar lokasi proyek di tempat yang sulit, jauh dari jaran raya. Hal ini menyulitkan untuk plansir bahan yang menyebabkan pengerjaan proyek terlambat. Namun demikian, pihaknya memastikan capaian penyelesaian proyek bisa tepat waktu, karena pihaknya selalu memantau setiap rekanan yang mengerjakan proyek irigasi. “Mereka kami pantau, agar pengerjaan proyek sesuai target,” ujarnya saat meninjau proyek irigasi penguatan trowongan di Subak Gede Buahan, beberapa waktu lalu.

Menurut Tinda, proyek penguatan trowongan Subak Buahan merupakan proyek paling terakhir mulai. Karena dari empat subak pemakai irigasi ini, sebelumnya sulit mencapai kesepakatan untuk memberi rekanan bekerja. Dan kesepakatan terakhir subak, rekanan baru bisa menutup air irigasi pertengahan September. Karena di beberapa subak tanaman padi masih membutuhkan air. “Ya kami ikuti saja keputusan subak. Walau proyek mulai agak molor,” ujarnya.

Diungkapkan, untuk proyek penguatan bendungan di Subak Gede Buahan, mengerjakan penguatan trowongan sepanjang 85 meter dan pembuatan talang. Lokasi trowongan  di Banjar Singaperang, di mana di lokasi itu trowongan bocor, sehingga menyebabkan air terbuang. 

Dikatakan, walau proyek penguatan trowongan Subak Gede Buahan mulai paling terakhir, namun sudah mencapai 60 persen penyelesaian pekerjaannya. “Saya optimis awal Desember sudah selesai. Jika ini selesai semua proyek saya yakin selesai,” katanya.

Untuk mengenjot penyelesaian proyek pihaknya selalu memantau. Mendatangi langsung ke lokasi proyek. Hal ini penting untuk memastikan agar proyek bisa selesai tepat waktu dengan kualitas  sesuai harapan. Menurutnya, pihaknya tiap hari memantau ke lapangan. Ini untuk mengenjot rekanan lebih serius mengerjakan proyek. Karena proyek irigasi memang tidak banyak waktu. Harus menyesuaikan dengan masa tanam petani. “Jika masa tanam telah tiba, proyek belum juga selesai petani akan ribut. Wajarlah karena mereka terkendala menanam padi,” ujarnya.

Sementara itu, Kabid Tanaman Pangan Dinas Pertanian Gianyar I Wayan Suarta mengharapkan masa tanam padi Oktober-Maret yang akan datang tidak terganggu karena proyek irigasi telat selesai. Seperti Proyek proyek penguatan trowongan irigasi Subak Gede Buahan, jika terlambat akan menganggu 4 subak menanam padi. Jika dihitung ke empat subak itu ada seluas 500 ha. ” Ini akan berpengaruh terhadap target luas tambah tanam (LTT) padi Kabupaten Gianyar,” ujarnya. 

Menurutnya, jika proyek selesai awal Desember, Suarta yakin tak akan menganggu musim tanam. Sebab, petani di bagian utara Gianyar biasanya mengikuti sasih. Paling mulai menanam Desember-Maret. (wir).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *