custom writing help
Menetri Perhubungan Tinjau Rencana Proyek Dermaga Sanur dan Tanah Ampo - Manggala OnlineManggala Online

Menetri Perhubungan Tinjau Rencana Proyek Dermaga Sanur dan Tanah Ampo

Ketut Jata Tak Masuk Bursa Calon Wakil Ketua DPRD Gianyar
July 30, 2019
Ketut Jata Tak Masuk Bursa Calon Wakil Ketua DPRD Gianyar
July 30, 2019

Menetri Perhubungan Tinjau Rencana Proyek Dermaga Sanur dan Tanah Ampo

Denpasar (Manggalaoinline)-  Menteri Perhubungan RI, Budi Karya Sumadi kembali melaksanakan peninjauan sejumlah proyek infrastruktur transportasi  di Bali. Beberapa lokasi yang menjadi fokos kunjungan kali ini yakni Rencana Pembangunan Darmaga Penyebrangan Sanur yang nantinya menjadi akses penghubung Pulau Bali dengan Pulau Nusa Penida dan Nusa Lembongan. Peningkatan infrastruktur transportasi ini  sebagai pendukung sektor pariwisata di Bali. Karenanya, sebagai langkah awal, Menhub RI, Budi Karya Sumadi turut meninjau lokasi proyek Dermaga Sanur yang  bertempat di jalan pantai Matahari Terbit Sanur, Jumat (26/7).


Kepala Biro Komunikasi dan Informasi Publik Kemenhub Hengki Angkasawan menjelaskan, bahwa kedatangan Menhub ke Bali adalah untuk meninjau sejumlah proyek, di antaranya Rencana Pembangunan Dermaga Penyeberangan Sanur, Proyek Dermaga Cruise di Tanah Ampo hingga rencana pembangunan Bandara di Bali Utara. Selain melakukan peninjuan proyek pengembangan infrastruktur transportasi di Bali, Budi  Karya  bertemu Gubernur Bali I Wayan Koster beserta OPD terkait.

Menteri Perhubungan  Budi Karya Sumadi mengatakan, dalam rangka meningkatkan kunjungan pariwisata yang mencapai 30 persen. Untuk itu  Bandara Ngurah Rai harus lebih produktif dengan membuat cluster yang mengutamakan golden time untuk internasional fligt dan membatasi pesawat cluster  pesawat  jenis HTR. Beberapa negara yang sudah mendaftar untuk penerbangan langsung ke Bali di antaranya 10 penerbangan  dari Internasional sudah terdaftar. 

Menteri Perhubungan berharap,  dari tujuh juta wisatawan menjadi sembilan juta wisatawan lebih. Untuk itu kesiapan Bandara Ngurah Rai menambah kapasitas pada tahun 2020 sudah terlaksana.  Sanur sangat potensial, sudah ada disain akan kita finalkan dan kita kombinasi APBN dan KPBU dan yang akan mengelola adalah pihak swasta.  “Kita ingin Bali menjadi profesianal. Kita undang investor seperti di Labuan Bajo  untuk pengembangan infrastruktur kepariwisataan. Disamping mengembangkan di Bandara Ngurah Rai kita juga mengembangkan Wisata Nusa Penida. Anggaran pembangunan  pelabuhan ini kurang lebih 500 -700 M,” ungkapnya.  

Seusai meninjau lokasi pembangunan kawasan Dermaga Sanur, selanjutnya rombongan Menhub dan Gubernur Bali meninjau kelanjutan pembangunan Pelabuhan Tanah Ampo di Karangasem.

Proyek kelanjutan pembangunan pelabuhan yang sempat terhambat ini, menurut Menhub Budi Karya juga akan mengadeng pihak swasta. Keterlibatan pihak swasta diharapkan mampu meningkatkan kompetensi di bidang konektifi, baik itu untuk pelabuhan bagi yacht ataupun cruise. “Sesuai arahan Bapak Presiden, Bali ditingkatan kapasitasnya sebagai tempat tujuan wisata. Sebagaimana kita ketahui, Pelabuhan Tanah Ampo adalah salah satu konektifitas pariwisata. Jadi, proyek ini memang kolaborasi antara pemerintah tingkat II, I, dan Pusat. Nah untuk selanjutnya, kita ingin lebih profesional,” ujar Menhub Budi Karya. 

Di sisi lain Gubernur Koster pada kesempatan itu menjelaskan, berbagai kendala penyebab belum beroperasinya Pelabuhan Tanah Ampo, serta soal rencana untuk mengatasi. “Diduga lantaran terdapat perbedaan volume pasangan batu pemecah ombak antara kondisi di lapangan. Untuk itu nanti akan dibuatkan penghalang ombaknya, breakwater. Di sebelah kiri (menghadap darat) untuk kapal kecil kita akan keruk, sedangkan vertikal (sandaran kapal) ini untuk kapal lebih besar,” terang Gubernur Koster. 

Selanjutnya ia menambahkan, pembangunan pelabuhan ini akan dikembangkan melalui sistem pola kerjasama antara pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU). Tujuannya menurut dia, agar pengembangannya lebih profesional dan berkualitas guna meningkatkan daya saing dalam peningkatan mutu pelayanan pariwista di Pulau Dewata. Pembangunan pembangunam terus berlangsung, dan diprediksi rampung dua tahun lagi. “Kita harapkan tahun 2020-2021 pengerjaan proyek ini rampung,” tegas Gubernur Koster.

Tampak pula ikut mendampingi Menhub dalam kunjungan ini, Sekretaris Daerah Provinsi Bali Dewa Made Indra bersama Pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait dilingkungan Pemprov Bali.(wir).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *