custom writing help
Ketut Jata Tak Masuk Bursa Calon Wakil Ketua DPRD Gianyar - Manggala OnlineManggala Online

Ketut Jata Tak Masuk Bursa Calon Wakil Ketua DPRD Gianyar

Menetri Perhubungan Tinjau Rencana Proyek Dermaga Sanur dan Tanah Ampo
July 30, 2019
Jelang Laga Internasional Coki Menghadap Bupati Suwirta
July 30, 2019

Ketut Jata Tak Masuk Bursa Calon Wakil Ketua DPRD Gianyar

Gianyar(Manggalaonline)-Pada Pemilu 17 April 2019 lalu, Partai Demokrat di Kabupaten Gianyar memperoleh suara urutan ke-tiga terbesar. Patai Demokrat berhasil mendudukkan lima wakilnya di DPRD Gianyar. Keberhasilan itu pula member peluang kader Partai Demokrat akan menduduki unsure pimpinan DPRD Gianyar.

Soal siapa yang akan duduk sebagai unsure pimpinan di DPRD Gianyar dan KetuaFraksi Demokrat nanti, telah digodog dalam rapat DPC Partai Demokrat Gianyar, di Sekretariat DPC Dmokrat Gianyar, Minggu(30/7). Hanya saja rapat tersebut tidak memasukkan I Ketut Jata, yang sekarang ini menjabat Wakil Ketua DPRD Gianyar,  masuk dalam paket  bursa calon unsure pimpinan DPRD Gianyar dan Ketua Fraksi Demokrat. I Ketut Karda salah seorang caleg terpilih dari Partai Demokrat, yang ikut hadir dalam rapat DPC Partai Demokrat, Senin(29/7) di ruang kerjanya membenarkan kalua Minggu(28/7) telah dilaksanakan rapat membahas siapa-siapa yang akan dicalonkan menduduki unsure pimpinan di DPRD Gianyar dari Partai Demokrat dan KetuaFraksi Demokrat DPRD Gianyar.

Menurut Karda, dalam rapat telah mengeluarkan dua paket calon, yakni, Paket A, yang dicalonkan adalah IB Gaga Adi Saputra, I GedeSudiarta, dan I Made Janji. Paket B, I Ketut Karda, I Gede Sudiarta, dan Made Janji. “Pak  Ketut Jata tak masuk dalam salah satu paket calon unsure pimpinan di DPRD Gianyar dari Partai Demokrat dan calon Ketua Fraksi Partai Demokrat di  DPRD Gianyar,” katanya.

Karda menyangkan Ketut Jata tak masuk bursa pencalonan. Padahal, dari sisi persyaratan Ketut Jata memenuhi seglanya, sesuai yang disyaratkan Juklak DPP PartaiDemokrat Nomor: 01/Juklak/DPP.PD/VII/2019, tentang Persyaratan dan Mekanisme Pengajuan dan Penetapan Unsur Pimpinan DPRD Provinsi, DPRD Kabupaten/Kota, serta Pengajuan Pimpinan Fraksi Partai Demokrat, yang mulai berlaku 25 Juli 2019.

Dalam Julklak tersebut, syarat yang bisa ditetapkan sebagai unsure pimpinan dan Ketua Fraksi Demokrat adalah, pengurus yang aktif dan loyal, kader partai yang aktifdan loyal, mempunyai pengalaman menjabat sebagai anggota dewan, alat kelengkapan dewan, dan atau pimpinan dewan serta pengalaman berorganisasi kemasyarakatan, jumlah suara terbanyak, minimal pendidikan S-1. Bekerja secara penuh waktu, dan bertanggungjawab, melampirkan Surat Keterangan Tanda Sehat Jasmani dan Rohani, dan memperhatikan kesetaraan gender. “Dari persyaratan itu, Pak Ketut Jata semua memenuhi persyaratan,” ungkapnya.

Kata Karda, Keputusan yang diabil DPC pada rapatMinggu(28/7) berpotensi menimbulkan permasalahan di internal partai. Karena, keputusan ini perlu dievaluasi. Kalau tidak bukan mustahil akan terjadi kisruh di Partai Demokrat. Selain itu, mmenurut Karda, Keputusan yang diambil tidak dihadiri Ketua DPC. Rapat dipimpin oleh Sekretaris DPC. Dan, yang paling fatal adalah keputusan tidak sesuai dengan Juklak 01 yang baru saja dikeluarkan DPP Partai Demokrat. “Saya kira keputusan ini cacat. Berpotensi menimbulkan kisruh di internal partai,” katanya. Karena itu, Karda berharap, sebelum permasalahan muncul sebaiknya keputusan itu direvisi. “Keputusan itu bertentangan dengan Juklak, dan terkesan ada like and dislike(suka dan tidak suka). Mestinya, keputusan sejalan dengan aturan yang ada dan AD/RT,” cetusnya.

Sementaraitu, I Ketut Jata dikonfirmasi mengatakan, pihaknya tidak tahu adarapat di DPC, Minggu(28/7). Dia mengaku tidak diundang. ”Saya Kordintor Wilayah (Korwil) Partai Demokrat Gianyar. Kok saya tak tahu ada rapat itu. Saya tidak menerima undangan,” katanya.

Terkait dirinya tidak masuk bursa calon Unsur Pimpinan dan Fraksi Demokrat DPRD Gianyar, Jata menjawab enteng. “Saya serahkan kepada mekanisme dan persyaratan yang tertuang pada Juklak 01, dan Dewan Pimpinan Daerah(DPD) PartaiDemokrat,” ujarnya.

Ketut Jata mengatakan, soal persyaratan dirinya yakin bisa memenuhi semua persyaratan sesuai Juklak. Dia adalah mantan Ketua DPC Demokrat Gianyar, Wakil Ketua DPRD Gianyar dua periode, padaPemilu 17 April  2019 Ketut Jata memperoleh suara terbanyak dari lima caleg Partai Demokrat yang terpilih yang akan duduk di kursi DPRD Gianyar. (wir).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *