custom writing help
Wagub Harapkan, Damkar Bersinergi Atasi Api TPA Temesi - Manggala OnlineManggala Online

Wagub Harapkan, Damkar Bersinergi Atasi Api TPA Temesi

Wabup. Suiasa Bertemu Pihak Garuda di Beijing
June 25, 2019
Badung Susun Road Map Reformasi Birokrasi
June 25, 2019

Wagub Harapkan, Damkar Bersinergi Atasi Api TPA Temesi

Gianyar(Manggalaonline)-Wakil Gubernur Bali Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati (Cok Ace) didampingi Bupati Gianyar I Made Mahayastra dan Kepala Pelaksana BPBD Provinsi Bali Made Rentin meninjau kebakaran sampah di TPA Temesi, Gianyar, Senin (24/6)

Dalam arahannya seusai meninjau lokasi kebakaran sampah, Cok Ace meminta kebakaran sampah yang dipicu musim kemarau, sampah kering dan tekanan gas metana dari tumpukan sampah, agar ditangani secepat mungkin.

Wagub minta pemadam kebakaran (Damkar) dari kabupaten terdekat ikut  membantu memadamkan api mengingat kebakaran sudah berlangsung cukup lama dan asap kebakaran sangat mengganggu masyarakat sekitar. “Saya minta Damkar dari Denpasar, Klungkung dan Badung turun membantu mensuport Damkar Gianyar dalam memadaman api TPA Temesi. Lakukan pemadaman secara serentak di bawah komando BPBD Bali sehingga api secepat mungkin dapat padam, “ katanya.

Lebih jauh, Cok Ace meminta agar ke depannya TPA Temesi ditata lebih baik lagi sehingga kesan TPA sebagai kawasan yang kumuh, berbau tidak sedap dapat dipatahkan. Di samping itu dengan penataan yang lebih baik, kebakaran sampah bisa  dihindari.

Menanggapi hal tersebut, Kalaksa BPBD Bali menyampaikan, pihaknya  akan segera berkoordinasi dengan Damkar Kabupaten/Kota untuk segera turun bersama secara serentak melakukan upaya pemadaman api. “ Kita rencanakan langsung sore ini untuk menurunkan sekitar 14 armada  dari Damkar wilayah Gianyar, Klungkung, Badung, dan Kota Denpasar. Dengan pemadaman secara massif dan dilakukan serentak, kami harap api dapat segera padam total, “ tuturnya. 

Beberapa hari sebelumnya Sekda Gianyar I Made Gede Wisnu Wijaya melakukan evaluasi terhadap penanganan kebakaran TPA Temesi ini. Karena, sudah sepekan lebih  bencana kebakaran di TPA Temesi  belum tuntas tertangani,  Masyarakat di sekitar lokasi yang merasakan terganggu akibat asap kebakaran.

 Menyikapi kondisi ini, Sekda Wisnu memerintahkan instansi terkait untuk memastikan  bencana kebakaran ini ditangani secara tuntas. Selain menuruan isntansi terkait, Damkar Pemprov Bali dan Kodya Denpasar juga didatangkan.

Jumat (21/6) Wisnu Wijaya  didampingi Kepala UPTD Persampahan DLH Kabupaten Gianyar, I Ketut Bambang Suandi, turun  langsung ke TPA Temesi,  untuk mengetahui sekaligus mengevaluasi penanganan bencana kebakaran yang belum juga tertangani secara tuntas ini.

Sejumlah kendala, seperti keterbatasan dan kerusakan peralatan petugas damkar pun disikapi. Sekda langsung merapatkan beberapa instansi terkait.  “ Kebakaran  di TPA ini bencana yang berdampak serius bagi lingkuangan. Jadi, kami perintahkan instansi terkait dalam penanganannya. Kebakaran hutan gambut saja bisa ditangani, masak kebakaran  TPA ini harus berlarut-larut,” ungkap Sekda Wisnu.

Hari itu juga, Sekda langsung merapatkan instansi terkait, seperti,  Dinas Lingkungan Hidup, Dinas PU, BPBD, Dinas Pol PP dan Damkar Gianyar hingga Dinas Kesehatan.

Ditegaskan, penanganan bencana ini tidak bisa lagi dengan cara konvensional. Karena itu, DLH sebagai pengelola TPA Temesi yang sekaligus korban bencana ini dipastikan akan terus melakukan pendampingan di lokasi untuk  pemetaan kondisi tumpukan sampah. Sementara Dinas PU  diperintahkan untuk menurunkan sejumlah alat berat guna mengurai sampah dan  mempermudah temuan titik api. untuk membantu keterbatasan armada alat berat yang ada di TPA.   “Karena Petugas Pemadam Kebakaran terkendala peralatan, Kadis DLH sudah kami perintahkan untuk memohon bantuan ke Petugas Pemadam Kebakaran Provinsi Bali dan Kodya Denpasar.  Dari konfirmasi yang kami terima, sore ini  mereka sudah turun ke lokasi,” terangnya.          

 Sementara untuk mengantisipasi dampak kesehatan terhadap warga sekitar, Sekda juga menurunkan petugas BPBD untuk melakukan tindakkan pencegahan dengan pembagian masker. Demikian pula tim medis diturunkan untuk melakukan pelayanan dan pendampingan kepada warga yang  mengeluhkan gangguan kesehatan. Pada kesempatan itu, Sekda Wisnu  juga  minta  permakluman  dan kesabaran warga di sekitar lokasi selama penanganan. Dan, jika ada warga yang mengeluhkan kesehatan diharapkan segera melapor ke petugas medis yang sudah diturunkan atau langsung ke unit pelayanan kesehatan terdekat. “ Kami sudah perintahkan  petugas BPBD, dinas kesehatan dan tim medis di Desa Lebih dan Desa Temesi,” katanya. 

Diungkapkan, bencana kebakaran sampah di TPA Temesi  ini sangat rentan terjadi apalagi saat musim panas dan kemarau dengan kondisi gunungan sampah yang sudah overload. Hampir semua sampah terangkut ke TPA Temesi, jadi kemungkinan disebabkan gas metan yang dihasilkan sampah ditambah jenis ragam sampah kering. “Karena itu saya ingin mengajak dan menghimbau para tokoh masyarakat, kepala desa saatnya sudah kita mulai melakukan penanganan sampah dari sumbernya , yaitu di rumah tangga, setidaknya dibangun dan dibentuk bang sampah, lalu ada pengolahan sampah menjadi komposting setidaknya skala desa, bisa dengan memanfaatkan dana desa atau pada program pemberdayaan masyarakat desa,” harapnya.(wir).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *