custom writing help
Festival Yeh Gangga 2019 Bupati Tabanan Cicipi Timbungan Ikan Terpanjang di Dunia - Manggala OnlineManggala Online

Festival Yeh Gangga 2019 Bupati Tabanan Cicipi Timbungan Ikan Terpanjang di Dunia

Rai Mantra Nyanggingin di Desa Pakraman Kepaon Pemogan
June 25, 2019
Disdik Himbau Orang Tua Siswa Sahkan Foto Copi KK dan Akta di Sekolah
June 25, 2019

Festival Yeh Gangga 2019 Bupati Tabanan Cicipi Timbungan Ikan Terpanjang di Dunia

Tabanan (Manggalaonline) – Bupati Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti bersama para undangan tampak antusias menikmati Timbungan Ikan, kuliner khas Yeh Gangga sepanjang 50 meter yang diyakini terpanjnag di dunia saat pembukaan  Festival Yeh Gangga 2019 yang digelar di kawasan Pantai Yeh Gangga, Desa Sudimara, Tabanan, Bali, Sabtu (22/6).


Menurut Bupati Tabanan, Timbungan Ikan merupakan kuliner khas Yeh Gangga sengaja ditampilkan saat Pembukaan Yeh Gangga Festival 2019 agar dikenal oleh masyarakat luas.”Rasanya enak dan sangat luar biasa sekali. Tekstur dagingnya sangat lembut.” katanya saat mencicipi TimbunganIkan yang dibuat oleh 30 orang  Chef dari lCA (Indonesian Chef Association) yang dibantu 100 orang siswa SMK di Tabanan tersebut.  

Hal senada diungkapkan Vice Presiden Pelestarian dan Pengembangan Kuliner Tradisional Indonesia, I Komang AdiArsana yang mengatakan timbungan ikan sepanjang 50 meter itu bisa menjadi ikon Fertival Yeh Gangga. “Selain itu timbungan sepanjang 50 meter yang terdiri dari dua bahan  utama  yakni 25 meter berbahan ikan tuna dan 25 meter berbahan ikan lele yang dibuat pada Festival Yeh Gangga ini juga yang terpanjang di dunia,” tegasnya. 

Menurut Chef Komang Adi Arsana, untuk membuat timbungan ikan caranya cukup mudah. Ikan yang sudah dicuci bersih dipotong-potong dicampur dengan minyak kelapa dan bubu lengkap (bahasa Balinya Base Genep) serta daun katu dan kemangi untuk memberikan rasa khas. Adonan daging ikan ini kemudian dibungkus dengan daun pisang lalu dimasukkan  ke dalam ruas bambu. “Timbungan ikan tersebut dimasak dengan cara dimasukkan ke dalam bara api hingga tercium bau wangi yang khas. Timbungan sepanjang 50 meter dan seberat 140 kg ini memerlukan waktu sekitar 45 menit,” katanya.

Sebelum para undangan menikmati timbungan ikan, Festival Yeh Gangga 2019 yang menampilkan perpaduan potensi alam, budaya dan maritim ini dibuka dan diawali dengan Tari Rejang Renteng yang ditarikan oleh 505 orang penari yang merupakan ibu-ibu PKK dan istri nelayan di Desa Pekraman Yeh Gangga.Meski para penari sehari-hari berprofesi sebagai dagang pindang, dagang sayur, juru tandur dan lain sebagainya itu tampil dengan penuh semangat dan penjiwaan.Tak pelak lagi, usai mereka menarikan Tari Rejang Renteng para undangan memberikan apresiasinya dengan aplaus. 

Selain Tari Rejang renteng dan kuliner Timbungan Ikan, di hari pertama Festival Yeh Gangga juga ditampilkan lomba menggambar, Lomba foto Instagram, parade jukung, pameran kuliner serta hiburan musik di malam harinya. Sedangkan pada hari kedua dilanjutkan dengan pameran kuliner dan UMKM dan ditutup  dengan hiburan musik band lokal Bali. (gus)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *