custom writing help
Cemburu Buta, Suartama Aniaya Teman Istri Sampai Kritis - Manggala OnlineManggala Online

Cemburu Buta, Suartama Aniaya Teman Istri Sampai Kritis

Modus Lamar Pekerjaan, Curi Sepeda Motor di 7 TKP
May 10, 2019
Monkey Forest Ubud Siapkan Regenerasi Kepemimpinan
May 18, 2019

Cemburu Buta, Suartama Aniaya Teman Istri Sampai Kritis

Gianyar(Manggalaonline)- Lantaran cemburu buta, I Gede Suartama, menganiaya istri dan teman istrinya sampai kritis. Kini pelaku harus berurusan dengan hukum. Kecemburuan pelaku karena sebelumnya dia mengajak istrinya Ni Luh Yudiani untuk berhubungan badan tidak dilayani. Justeru istrinya Yudiani, kabur bersama temannya Ni Kade Cariadi, hingga pisah ranjang sampai dua bulan lima belas hari.

“Awal kasus, pelaku kecewa karena tidak dilayani berhubungan badan oleh istrinya. Dan istrinya kabur tak bisa dihubungi, sehingga pisah ranjang sampai dua bulan lima belas hari,” ujar Kasatreskrim Polres Gianyar AKP Deni Septiawan, S.I.K, di Mapolres Gianyar, Kamis(9/5).

Lebih lanjut dijelaskan,  penganiayan terjadi karena pelaku  merasa jengkel dengan Ni Kadek Cariadi, yang telah mengajak Ni Luh Yudiani istrinya tidur sejak dua bulan lima belas hari. Selama itu pula I Gede Suartama tidak mengetahui di mana mereka tinggal. Setiap  pelaku menelepon Ni Luh Yudiani bilang masih di kampung atau di rumah asalnya di Karangasem.

Pada Rabu(8/5) sekitar pukul 20.30 wita pelaku membuntuti Ni Kadek Cariadi dari tempat berjualan di pasar Sindu Sanur. Akhirnya pelaku mengetahui  korban mengarah ke Batubulan dan masuk ke salah satu rumah kontrakan, di Jalan Pudak Harum, Banjar Tegeha, Desa Batubulan, Sukawati, Gianyar.

Ketika pelaku mengintip dari depan pintu mendengar istrinnya Ni Luh Yudiani mengatakan  “Sayang baru datang”. Mendengar istrinya mengatakan hal tersebut pelaku emosi dan langsung mengedor pintu dan setelah pintu di buka oleh korban Ni Kadek Ciriadi, seketika pelaku menusuk Ni Kadek Ciriadi sebanyak empat kali, menggunakan pisau dapur. Korban Cariadi kena tusukan pertama ke bagian perut, selanjutnya ke leher, tengkuk dan punggung. Tusukan yang bertubi-tubi itu menyebabkan Ciriadi roboh bersimbah darah.

Melihat korban Ni Kadek Ciriadi roboh, pelaku mengarah ke istrinya Ni Luh Yudiani, yang kebetulan baru datang dari kamar mandi dalam keadaan masih pakai handuk. Lalu  pelaku menusuk istrinya  menggunakan pisau yang digunakan untuk menusuk korban Ni Kadek Cariadi sebelumnya. Tapi, istrinya sempat menangkis dengan cara memegang pisau tersebut. Terjadi saling tarik sehingga pisau patah. Lalu pelaku memukul wajah istrinya berkaIi-kali dengan kedua tangannya. Kemudian,  pelaku menjambak rambutnya lalu kepalanya dibenturkan di tembok, dua kali. Korban Yudiani jatuh dan kepalanya menimpa patung kucing yang ada di kamar tersebut. Mendengar ada keributan, kemudian banyak warga yang datang. Pelaku menyerahkan diri. Selanjutnya pelaku diajak oleh warga ke Pos Polisi Batubulan. Pelaku kemudian diamankan ke Polsek Sukawati.

“Korban Ciriadi sekarang kritis dirawat di  RSUP Sanglah. Sementara, istrinya sudah bisa dimintai keterangan,” sebut Deni Septiawan.

Setelah kejadian itu Tim Opnal Polsek Sukawati melakukan olah tempat kejadian perkara(TKP), dan meminta keterangan saksi-saksi. Dari olah TKP dan keterangan saksi dan barang bukti yang diamankan, pelaku I Gede Suartama, ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan di Mapolsek Sukawati, untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Ada pun barang bukti yang diamankan, adalah sebilah pisau dapur yang digunakan untukmenganiaya korban, pakaian korban yang penuh bercak darah.(wir).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *