custom writing help
February 2018 - Page 5 of 5 - Manggala OnlineManggala Online | Page 5

Klungkung (Manggala)-Wakil Bupati Klungkung I Made Kasta bersama Penanggung Jawab Upsus Provinsi Bali, Kresno Suharto, melakukan panen padi di Subak Lepang tempek Bias, Desa Lepang, Kecamatan Banjarangkan, (7/2). Kegiatan tersebut adalah program dari pusat yakni melalui Kementerian Pertanian dengan program upaya khusus (upsus) swasembada pangan yang difokuskan untuk tiga komoditas, yakni padi, jagung dan kedelai (Pajale)

Wabup Kasta berharap dengan program ini kualitas petani dan hasil pertanian di Bali, dan di Klungkung pada khususnya menjadi meningkat. Karena seperti yang diketahui sektor pertanian merupakan mata pencaharian utama bagi masyarakat di Bali selain pariwisata. Dalam pertanian di Bali juga ada istilah Subak. Subak merupakan organisasi kemasyarakatan yang khusus mengatur sistem pengairan sawah yang digunakan dalam cocok tanam padi secara tradisonal. Sehingga kualitas padi yang dihasilkan akan lebih baik dengan menggunakan sistem subak tersebut.

Selain itu, dinas terkait juga diharapkan harus sering turun ke lapangan dalam mensosialisasikan program apapun yang dibuat pemerintah pusat maupun daerah. Program Upsus tersebut juga akan disinergikan dengan program Pemkab Klungkung yang sudah berjalan yakni beli mahal jual murah, “Nantinya, petani yang akan panen tidak bingung lagi dalam menjual gabahnya,” ujar wabup Kasta

Penanggung Jawab Upsus Provinsi Bali, Kresno Suharto menjelaskan, tujuan secara nasional Program Upaya Khusus (upsus) menjadikan Indonesia menjadi lumbung pangan dunia. Salah satu langkahnya yaitu dengan melakukan program upsus pajale di seluruh Indonesia sehingga ketahanan pangan di Indonesia semakin baik. Selain itu, manfaat nyata dan positif dari program upsus pajale ini antara lain adanya perubahan etos dan semangat kerja,luas lahan yang digarap makin meningkat,pengetahuan tentang bercocok tanam makin luas dan telah berdampak sangat signifikan bagi hasil panen para petani.

Dari program Upsus tersebut petani akan dibantu dengan benih padi dan pupuk. Untuk keseluruhan proses dari penanaman, saat panen, sampai pengolahan akan didata dan dikirim ke pusat. Sehingga nantinya, data yang ada di pusat akan lengkap dan kendala yang terdapat di lapangan juga bisa diketahui. Padi di Subak Lepang tempek Bias, Desa Lepang, Kecamatan Banjarangkan, total luas yang akan dipanen 16 hektar dan jenis padinya adalah jenis padi Ciherang. Keliebihan jenis padi ini dapat dipanen mulai umur 100-105 hari setelah tanam sehingga akan meningkatkan pendapatan para petani.( bor)

February 8, 2018

Kasta Panen Padi Upsus Pajalele

Klungkung (Manggala)-Wakil Bupati Klungkung I Made Kasta bersama Penanggung Jawab Upsus Provinsi Bali, Kresno Suharto, melakukan panen padi di Subak Lepang tempek Bias, Desa Lepang, Kecamatan Banjarangkan, […]
February 5, 2018

Ayu Suwirta Raih Penghargaan

Klungkung (Manggala)-Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Klungkung Ny. Ayu Suwirta meraih penghargaan Citra Perempuan Penggerak Pembangunan Indonesia dari Yayasan Penghargaan Indonesia (YPI) sebagai Figur Perempuan Indonesia […]
February 4, 2018

Rip Curl Resmikan Store Baru di Sanur

Sanur (Manggala)-Rip Curl meresmikan store (outlet) baru di kawasan wisata Sanur, Bali. Outlet ini mempunyai konsep yang baru dan lokasinya hanya beberapa meter dari toko sebelumnya.Outlet […]